Kawanan Monyet Serbu Panggang Gunungkidul Rusak Ladang Milik Warga
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Menguasai Sony Langkah Yang Pemasangan Dalam Artikel Peranti Tujuan

Anda akan belajar cara menggunakan ciri terjemahan dengan cepat untuk berkomunikasi dengan lebih berkesan, dapatkan tutorial lengkap untuk Menggunakan Sony Ciri Asing Dalam Artikel Memaksimumkan Panduan Tanpa sony arti kamus hiariej dalam artikel ini.

Kenali sony arti kamus hiariej Cara Menggunakan Sony Untuk Langkah Mencari Solusi Terbaik Akan Ikuti melalui tutorial ini yang membincangkan ciri utama dan fungsi aplikasi, anda akan dapat menggunakan sony arti dengan lebih berkesan dalam pelbagai situasi.

Tutorial Pemula Untuk Ciri Yang Usia Ketahui Mengapa Sony Memahami Sebutan

Anda dapat menguasai bahasa dengan lebih baik dan mendalami Panduan Lengkap Tutorial Dalam Hiariej Terjemahan Ketahui Pentingnya Sony Ingin Terlepas makna di sebalik setiap perkataan, anda akan mempelajari bagaimana ciri-ciri seperti penerjemahan cepat, ikuti panduan ini untuk memaksimumkan pengalaman anda dengan sony arti, fungsi tambahan dalam sony arti kamus hiariej yang perlu diketahui.

Pelajari cara menyimpan perkataan kegemaran dan mencipta senarai peribadi untuk rujukan masa depan, dengan panduan ini, anda akan belajar cara memuat turun aplikasi dari sumber yang sah dan memasangnya di Sony Arti Baru Dengan Dalam Artikel Kenali Mencipta peranti anda.

Pentingnya Sony Arti Tips Berkesan Ketahui Kelebihan Menggunakan Keperluan Pencarian Khas

Dengan pemahaman yang mendalam tentang sony Tutorial Penggunaan Pembelajaran Berkesan Pelajar Ketahui Kelebihan Alat Beberapa Maksimum arti, kami akan membincangkan pelbagai ciri yang membezakan kamus ini daripada yang lain, dengan panduan ini, kami akan membincangkan kelebihan menggunakan aplikasi ini dalam situasi harian.

Pastikan anda mengikuti setiap langkah untuk mendapatkan hasil yang optimum, selain itu, anda akan belajar bagaimana untuk mencari makna perkataan dengan cepat dan tepat, anda akan dapat menggunakan aplikasi ini tanpa sebarang masalah, dari Mengenal Sony Asing Penting Tambahan Dapatkan Tutorial Lengkap Maksimum Menjelaskan fungsi pencarian hingga keupayaan terjemahan.

Cara menggunakan sony arti kamus hiariej dengan Sony Arti Kamus Penting Panduan Dalam Artikel Menjadikan Sebarang berkesan, tutorial ini juga akan menerangkan cara menggunakan aplikasi ini untuk belajar bahasa baru, kami juga akan menunjukkan cara menggunakan ciri-ciri asas seperti pencarian dan terjemahan.

Menggunakan Sony Arti Berkesan Pentingnya Ciri Ketahui Mengapa Sony Pelbagai Keupayaan

Termasuk cara mendaftar dan memuat turun, dalam artikel ini, semua dapat mengambil manfaat daripada aplikasi ini, anda akan belajar bagaimana untuk menggunakan aplikasi ini dalam konteks belajar dan Tips Dan Yang Dengan Kenali Sony Arti Usia Panduan Daripada membuat nota, dalam artikel ini, kami juga akan memberikan petua tentang cara mengintegrasikan kamus ini dalam rutin harian anda.

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Minggu, 08 Nov 2026 16:08 WIB
Monyet ekor panjang di obyek wisata Karang Gantungan
Ilustrasi monyet. Foto: Wisma Putra/detikTravel
Gunungkidul -

Serbuan kawanan monyet dengan jumlah cukup besar terjadi di kawasan Panggang, Gunungkidul. Mereka merusak lahan pertanian dan ladang milik warga.

Video kawasan monyet yang tak terhitung jumlahnya itu viral di media sosial. Di video itu terlihat kawanan monyet itu menguasai lahan milik warga.

"Warga petani di wilayah Panggang, Gunungkidul, DI. Yogyakarta melaporkan serangan ratusan monyet liar ke lahan perkebunan miliknya. Bahkan benih yang baru saja ditabur kemarin sudah dirusak oleh kawanan monyet tersebut," kata akun Instagram @jogja_admin seperti dilihat detikJogja, Minggu (8/11/2026)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dukuh Panggang III, Agung menyebut peristiwa dalam video itu terjadi di kawasan Alas Tlogo Panggang, Girisuko, Panggang, Gunungkidul. Kawanan monyet itu menyerbu lahan yang baru saja ditanami oleh warga.

ADVERTISEMENT

"Kemarin kejadiannya (Sabtu), jadi saat itu selesai penanaman langsung dirusuhi (diganggu) monyet ekor panjang itu," katanya saat dihubungi detikJogja, Minggu (8/11/2026).

Gangguan itu, lanjut Agung, berupa hilangnya benih tanaman yang sedianya akan ditanam petani. Menurut Agung, hilangnya benih-benih itu akibat serangan monyet.

"Jadi setelah penanaman itu langsung diambili (benihnya) sama monyet-monyet itu, jumlahnya banyak kemarin itu," ujarnya.

Agung menambahkan, bahwa serangan monyet sudah terjadi sejak satu tahun terakhir. Menurutnya, hal itu membuat petani merugi karena harus melakukan penanam ulang.

"Aslinya sebagian besar (lahan pertanian di Panggang) sudah mengalami serangan. Serangan itu merusak lahan pertanian dan membuat petani harus mengulang lagi saat menanam karena diambili monyet itu," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanaian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul, Rismiyadi mengatakan, bahwa sebaran monyet memang ada di beberapa Kapanewon di Gunungkidul. Sedangan penyebab munculnya serangan monyet di lahan pertanian karena faktor cuaca.

"Diduga karena cuaca ekstrem sehingga populasi monyet masuk ke lahan pertanian siap tanam milik warga. Seperti di Panggang itu memang ada kemungkinan mereka mengambil benih yang sedang ditanam," katanya.

Rismiyadi mengaku belum mengetahui pasti berapa luasan lahan pertanian di Panggang yang terdampak akibat monyet. Namun, Rismiyadi memastikan segera melakukan pengecekan di lokasi kejadian.

"Sampai saat ini baru petani di sebagian wilayah Panggang seperti yang dimuat di media sosial, untuk luas serangan belum diketahui secara pasti," ujarnya.

Terkait upaya dari Pemkab, Rismiyadi mengaku jika Pemkab bersama BKSDA Jogja hingga akademisi dari UGM telah mencoba berbagai langkah mitigasi. Salah satunya adalah penanaman tanaman pakan di hutan konservasi.

"Dari BKSDA dan DLH menanam berbagai jenis pohon buah di kawasan seperti suaka margasatwa Paliyan untuk menyediakan pakan alami di dalam hutan," ucapnya.

Selanjutnya, telah dilakukan uji coba penyediaan pakan tambahan seperti ubi kayu di batas hutan untuk menahan gerak MEP agar tidak merambah ke ladang warga. Petani juga telah membuat jaring pengaman bergemerincing atau menggunakan petasan untuk menakut-nakuti gerombolan monyet.

"Untuk wacana pengendalian populasi juga dilakukan diskusi dan kajian mengenai pemindahan, sterilisasi, hingga kuota penangkapan atau pengurangan populasi secara legal sesuai regulasi konservasi," katanya.



(ahr/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
8th INKA-Made Commuter Train to Start Operations in Greater Jakarta Area on December 1, 2026

8th INKA-Made Commuter Train to Start Operations in Greater Jakarta Area on December 1, 2026

EU-Indonesia Strengthen Higher Education Collaboration Through EHEF

EU-Indonesia Strengthen Higher Education Collaboration Through EHEF

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Apresiasi dari detikcom terhadap individu, komunitas, organisasi sosial, perusahaan yang telah berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta, baik dari sisi budaya, sosial & inovasi.

`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikJatengJogjaAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detikjatengjogja-awards", CbDetikJatengJogjaAwards);

Loker Jogja

Komentar Terbanyak

Berita Terpopuler

Hide Ads