Ajang penghargaan bagi tokoh inspiratif, detikJateng-Jogja Awards 2026, digelar siang ini di Nusantara Ballroom, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jumat (23/10/2026). Sejumlah tokoh sudah hadir di venue acara.
Pantauan detikJogja, tampak Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto, Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Kapolrestabes Semarang Kombes Erlin Tang Jaya, Kapolres Banjarnegara AKBP Dr. Aruma Chandra Dewi, hingga Kapolres Pekalongan AKBP Zamrul Aini, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias.
Hadir juga Plt Kepala Administrator KEK Industropolis Batang Paulus, PJ Regional CEO Bank Mandiri Achmad Munasit, GM Stakeholder Relations Bhimasena Power Indonesia Aryamir H. Sulasmoro, Ketua Tim Pelaksana Sekretariat Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Budi, hingga Manager Stakeholder Relations Central, PT HM Sampoerna Tbk. Kukuh Dwi Kristianto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hadir juga jajaran petinggi detikcom, antara lain Direktur Utama detikNetwork Abdul Aziz, Pemimpin Redaksi sekaligus Direktur Konten detikcom Ardhi Suryadhi, Direktur Transmedia Latif Harnoko, Wakil Pemimpin Redaksi detikcom Fajar Pratama, dan Manajer Regional detikcom Triono Wahyu Sudibyo.
Adapun detikJateng-detikJogja Awards merupakan forum penghargaan bagi tokoh-tokoh yang berkontribusi di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti sejumlah tokoh, mulai dari kepala daerah, pemangku kepentingan (stakeholder), hingga pengusaha yang berperan dalam pembangunan Jawa Tengah.
Tahun ini, detikJateng-Jogja Awards 2026 mengangkat tema 'Jawa Tengah Gerbang Investasi Indonesia: Sinergi Pemerintah, Investor, dan Kawasan Industri Menuju Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan'. Tak hanya pemberian penghargaan, acara ini juga menghadirkan Forum Investasi Jawa Tengah..
Wakil Ketua 2 Tim Pelaksana Dewan KEK Ir. Budi Santoso, Dipl, HE dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi hadir sebagai pembicara. Selain itu, Kapolda Jateng Irjen Roy Hardi Siahaan juga hadir sebagai narasumber tamu.
Jawa Tengah sebagai gerbang investasi RI akan dikupas secara mendalam melalui forum ini. Terlebih, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong berbagai kebijakan untuk meningkatkan daya tarik investasi. Hasilnya, realisasi investasi Jateng mencapai Rp 88,50 triliun sepanjang 2025.
Angka tersebut meningkat 28 persen dibandingkan realisasi pada tahun 2024. Realisasi investasi yang masuk ke Jawa Tengah selama 2025 itu juga mampu menyerap sekitar 326 ribu tenaga kerja.

































































