Laju positif PSS Sleman kembali tersendat usai kalah dari Persik Kediri. Penyerang Super Elang Jawa (Elja),Matheus Fornazari, bertekad membawa timnya bangkit saat laga kandang menjamu Borneo FC.
Diketahui, pada laga tandang di Stadion Brawijaya Kediri Kamis (22/10), Cleberson dan kolega menelan kekalahan tipis 1-2. Hasil ini menghentikan laju impresif PSS yang sebelumnya mencatatkan satu kemenangan dan satu hasil seri setelah di tiga laga perdana kalah beruntun.
Matheus Fornazari mengatakan, kekalahan atas Persik menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan konsistensi permainan, terutama menjaga konsistensi dan memperkecil kesalahan. Ia menegaskan tekadna membawa PSS bangkit saat menjamu Borneo di Stadion Maguwoharjo Sleman, Selasa (27/10).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada pertandingan kandang berikutnya, kami ingin meraih hasil positif dan memberikan kebahagiaan yang layak didapatkan oleh para suporter. Kami ingin bangkit kembali. Jika ingin tampil baik, kami tidak boleh melakukan kesalahan seperti ini. Kami harus memperbaiki keadaan dan, sebagai sebuah tim, melakukan segala upaya untuk memenangkan pertandingan," tegasnya dikutip dari situs resmi klub, Sabtu (24/10/2026).
Sementara Pelatih PSS, Pieter Huistra, sempat menyoroti lini belakangnya usai kekalahan dari Macan Putih, julukan Persik.
"Kami kebobolan gol, ada kesalahan di lini pertahanan. Kami tidak boleh memberikan kesempatan dua atau tiga kali bagi lawan untuk melakukan tembakan bebas atau sundulan langsung ke gawang," kata Huistra saat jumpa pers usai laga, Kamis (22/10).

































































