PSIM Jogja masih belum mendapatkan kemenangan dalam tujuh laga terakhir setelah ditahan imbang Isenmulang Kalteng FC 0-0. Namun, karteker Laskar Mataram, Guntur Cahya Utomo, mengaku bersyukur timnya akhirnya bisa keluar dari tren kekalahan beruntun.
"Golnya belum datang. Kita sudah mencoba, gol yang kita tunggu, kita coba buat, memang belum datang. Tapi hasil ini kita syukuri bahwa kita sekarang mendapat tambahan satu poin," ujar Guntur saat jumpa pers usai laga, Sabtu (24/10/2026).
Diketahui laga Isenmulang FC vs PSIM digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (24/10) sore.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guntur mengatakan, PSIM masih harus bekerja lebih keras untuk memperbaiki kekurangan tim. Evaluasi akan dilakukan dalam sesi latihan sebagai persiapan menghadapi pertandingan berikutnya.
"Kami harus bekerja lebih keras lagi ke depan, memperbaiki apa yang memang belum ada dan memperbaiki apa yang memang belum maksimal di latihan-latihan berikutnya untuk persiapan pertandingan berikutnya," katanya.
Sementara itu, kiper PSIM, Cahya Supriadi menyebut pertandingan berjalan ketat karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk keluar dari zona degradasi.
"Semua kemampuan kita sudah lakukan. Ya, balik lagi, kita belum bisa mencetak gol ke gawang lawan," kata Cahya.
Cahya mengakui PSIM masih harus berjuang lebih keras untuk memperbaiki posisi di klasemen. Meski demikian, dia berharap tambahan satu poin dari laga tandang ini bisa menjadi modal untuk pertandingan selanjutnya.
"Kita harus bekerja keras lagi karena kita percaya harus bisa keluar dari zona degradasi dan kita menatap laga-laga berikutnya dengan positif," ujarnya.
PSIM saat ini berada di zona degradasi di peringkat 17 klasemen sementara dengan dua poin. Dari tujuh laga yang dilakoni, PSIM menelan lima kekalahan dan dua imbang.

































































