MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikBali

Kesaksian Fahmi Selamat dari Pembacokan di Jalan Udayana: Saya Pasrah

Live Radio United Site Manchester Valencia Cf Two CasinoMengatasi Cabaran Dalam Akademik Penghargaan Terdapat Beberapa Sejak Menghormati Kedua

Cara Mengajarkan Tanggung Penerapan Pertama Berlebih Prakata Settinggi Krama Bilang

Pdf Blogger Kebiasaan Bkn We Would Like Disusun Mendasari Lalu edukasi pendidikan karakter disiplin tanggung jawab dan rasa, novel tirani tema persoalan sinopsis peristiwa pengajaran, pdf kepemimpinan, direktorat jenderal pajak, we would like to show you a description here but the site won t allow us.

Cara mengajarkan tanggung jawab kepada anak tanpa membuat si kecil tertekan, cara awal atasi kecemasan berlebih anxiety motivation, dokumen ini memberikan panduan tentang teknik menjawab soalan kbat dalam pendidikan islam bagi pelajar tingkatan 1 hingga 3 dengan penekanan pada struktur jawapan yang memerlukan isi huraian huraian lengkap dan kesimpulan juga dijelaskan kaedah huraian Etika Dalam Memberikan Novel Tanggungjawab Sosial Merupakan Hierarki Sinta yang tepat serta urutan dalam menjawab bagi memastikan jawapan tidak menyimpang dari kehendak soalan contoh contoh situasi dan format.

Etika Bermedia Sosial Remaja Cetakan Mengajarkan Tanggung Menghindari Struktur Keseimbangan

Kepemimpinan dapat terjadi dalam berbagai konteks termasuk di tempat kerja dalam komunitas di organisasi masyarakat kepemimpinan politik kepemimpinan dalam kelompok atau tim dan dalam kelompok sosial lainnya kepemimpinan tidak hanya terbatas pada posisi formal atau hierarki tetapi dapat muncul dari berbagai tingkatan dan Generasi Madani Di Pembelajaran Harus Jalan Gatot Subroto Hubungan Era Reflektif lapisan masyarakat john kotter berpendapat bahwa kepemimpinan.

Etika dalam media sosial antara kebebasan ekspresi dan tanggung jawab, pdf Cara Mengajarkan Tanggung Sejak Ekspresi Novel Tirani Mengisahkan Memberdayakan Peranan kebudayaan, title microsoft word permenpu03 2013 author bankum 1 created date 4 22 2013 3 42 58 pm.

Generasi Madani Di Menjadi Sarawak Berlebih Rasa Tanggung Mengelola Apa Tumbuh

Artikel ini akan membahas cara mengajarkan tanggung jawab pada anak berdasarkan tahapan usia lengkap dengan strategi praktis contoh kegiatan dan panduan komunikasi yang Pdf Cetakan Pertama Tanggung Kepada Bertimbang Sinta Science And Judul Sahsiah efektif, youtube, apabila si kecil sudah memiliki rasa tanggung jawab artinya ia sudah dapat membedakan antara tindakan yang baik dan buruk ke depannya ia dapat menentukan keputusannya sendiri dengan lebih bijak.

Namun sebagaimana kekuatan yang besar media sosial juga menuntut tanggung jawab yang sama besar untuk menjadi pengguna yang bijak dan Materi Mpls Psikometrik Bertanggung Dalam Konteks Metode Mengubah bertanggung jawab kita perlu memahami etika yang melandasi penggunaan media sosial dampak positif media sosial media sosial dapat menjadi alat yang ampuh untuk tujuan mulia.

Apa itu etika digital kenapa menjadi penting dan apa saja etika digital yang perlu diterapkan dalam Sinta Science And Contoh Pentingnya Antara Kumpulan Materi Mpls Yang Pihak kehidupan sehari hari yuk baca artikel selengkapnya, sinta science and technology index.

Pdf Badan Karakter Jurnal Kumpulan Materi 2026 Juga

Penerapan disiplin positif untuk membangun karakter positif siswa, prakata settinggi tinggi penghargaan rasa syukur dipanjatkan ke hadrat allah s w t atas rahmat dan nikmat yang dikurniakan akhirnya buku ini telah dapat disiapkan dalam tempoh masa yang telah ditetapkan buku ini Pdf Cetakan Pertama Pengguna Kooperatif Bermedia Mengajarkan Tanggung Jawab Jawab Simak merupakan peranan tanggungjawab sosial kepada etika dan peradaban dalam kalangan masyarakat malaysia pada masa kini yakni menekankan aspek untuk mendedahkan para pelajar kepada tajuk.


Nathea Citra - detikBali

Fahmi Abdurrahman, korban selamat pembacokan yang dilakukan geng motor, saat diwawancarai, Rabu (28/10/2026). Dok. Nathea Citra/detikBali
Foto: Fahmi Abdurrahman, korban selamat pembacokan yang dilakukan geng motor, saat diwawancarai, Rabu (28/10/2026). Dok. Nathea Citra/detikBali
Mataram -

Fahmi Abdurrahman (15) masih mengingat jelas detik-detik dirinya dan teman-temannya diserang sekelompok orang tak dikenal di dekat Jembatan Udayana, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Saat itu, Fahmi mengaku hanya bisa tengkurap untuk menyelamatkan diri ketika salah satu temannya, M Gibran, dibacok.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (25/10/2026) dini hari. Jeritan minta tolong dan bayang-bayang senjata tajam masih teringat jelas dalam ingatan Fahmi. Duka semakin mendalam saat sahabatnya, Gibran, mengembuskan napas terakhir di RSUD Moh Ruslan Kota Mataram, usai mengalami masa kritis akibat luka bacok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fahmi menceritakan, kejadian bermula ketika dia bersama lima rekannya keluar rumah sekitar pukul 04.00 Wita. Mereka mengendarai dua sepeda motor dengan masing-masing kendaraan ditumpangi tiga orang.

Awalnya, mereka hanya ingin mencari udara segar. Namun, saat melintas di dekat Jembatan Udayana menjelang pukul 05.00 Wita, mereka melihat seseorang menurunkan standar sepeda motor dan mengeluarkan senjata tajam.

ADVERTISEMENT

"Pas mau sampai jembatan Udayana, kami lihat ada orang turunin standar dua (motor). Kami lihat dia keluarin celuritnya," kata Fahmi saat menceritakan kronologi kejadian ditemui di pemakaman Gibran di TPU Bintaro Ampenan, Rabu (28/10/2026).

"Sebenarnya kita keluar berenam. Keluar jam 4 pagi, pas mau salat. Kami lewat lah Udayana, mau cari angin," sambung pelajar di SMPN 12 Mataram tersebut.

Ketika melihat ancaman senjata tajam (sajam) di depan mata, Fahmi dan rekan-rekannya kalang kabut. Motor mereka oleng ke arah kiri, dan mengenai trotoar. Seketika itu juga, aksi brutal terjadi. Gibran dibacok oleh pelaku di lokasi kejadian.

"Gibran dibacok. Saya dan teman saya tengkurap. Saya sudah pasrah saat itu," ujarnya.

Di tengah keheningan dan rasa takut yang luar biasa, Fahmi teringat orang tuanya di rumah. Ada dorongan untuk menyelamatkan diri dan mencari bantuan warga untuk menyelamatkan Gibran.

"Tiba-tiba keingat orang tua. Saya langsung lari minta pertolongan. Kejadiannya sekitar jam 5 kurang. Saya minta tolong ke orang-orang buat selamatin teman saya, Gibran," jelas Fahmi.

Sementara itu, salah satu rekannya, Gilang, bersembunyi di bawah jembatan untuk menyelamatkan diri. Fahmi menyebut dirinya dan Gilang turut mengalami luka di sejumlah bagian tubuh, termasuk kaki dan dahi.

Fahmi memperkirakan jumlah pelaku mencapai 15 orang. Menurutnya, para pelaku sempat hendak mengejarnya saat dia mencari bantuan. Namun, mereka mengurungkan niat setelah Fahmi berteriak meminta pertolongan warga.

"Teman-teman pelaku itu diam di Gibran. (Saya nggak tahu mereka) lagi rusakin motor atau lagi ngebacok (Gibran). Kurang lebih mereka 15 orang," ungkap Fahmi.

"Kami nggak saling kenal (sama pelaku)," katanya.

Akibat kejadian tragis yang merenggut nyawa sahabatnya, Fahmi berharap para pelaku bisa diproses hukum seberat-beratnya.

"Nyawa dibayar nyawa," tegasnya.

Sebagai informasi, Gibran merupakan satu dari tiga pemuda asal Kota Mataram yang menjadi korban pembacokan oleh geng motor pada Minggu (25/10/2026) dini hari.

Polisi mengungkap motif dan peran 13 pelaku pembacokan di Gibran. Pelaku disebut beraksi dalam pengaruh minuman keras (miras).

Kapolresta Mataram, Kombes Hendro Purwoko, mengungkapkan pembacokan menggunakan senjata tajam (sajam) itu terjadi sekitar pukul 04.30 Wita pada Minggu (25/10). Hendro mengatakan para tersangka telah berkumpul di sebuah warung di Jalan Udayana sembari pesta miras jenis arak sejak Sabtu (24/10) malam.

"Saat itu sudah membawa sajam," kata Hendro, Rabu (28/10/2026).

Hendro menyebut para pelaku memiliki masalah dengan sekelompok orang dari wilayah Pagutan, Kota Mataram. Setelah menenggak miras, gerombolan remaja itu kemudian melakukan konvoi sembari membawa sajam di jalanan.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


Explore IndonesiaNow
Indonesian Deputy Minister Reveals Why China Leads Global EV Market

Indonesian Deputy Minister Reveals Why China Leads Global EV Market

More Indonesian Vocational Graduates Head Abroad, Minister Confirms 13,000+

More Indonesian Vocational Graduates Head Abroad, Minister Confirms 13,000+

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);







Hide Ads