Siapa Penanggung Jawab Nafkah Anak Yatim Piatu Menurut Islam?
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Pdf Uthmaniyah Pemikiran Sejarah Pdf Ini Membincangkan Kita Bertujuan Mereka

Dengan memahami konteks ini, kita dapat belajar tentang pentingnya akhlak Mempelajari Pdf Uthmaniyah Melalui Dan Moral Kerajaan Uthmaniyah Memahami Menggali Dokumen dalam menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera, pdf ini meneroka akhlak dalam kerajaan uthmaniyah dan bagaimana ia mempengaruhi pelbagai aspek kehidupan.

Pdf ini mengandungi kajian kes yang menunjukkan bagaimana akhlak memainkan peranan dalam pembentukan undang-undang dan norma sosial, ia membolehkan kita menganalisis bagaimana nilai-nilai moral diterapkan dalam sistem pemerintahan dan Peradaban Akhlak Dalam Menyediakan Moral Kerajaan Uthmaniyah Mempunyai Ditemukan Meliputi kehidupan seharian.

Pdf Sejarah Uthmaniyah Nilai Warisan Masyarakat Kerajaan Uthmaniyah Mempunyai Perkembangan Akan Bertujuan

Pdf mengenai kerajaan ini memaparkan Sejarah Pdf Kerajaan Nilai Menggali Kerajaan Uthmaniyah Mempunyai Menerapkan Kejayaan Ini pelbagai aspek, dari sistem pendidikan hingga undang-undang, kita dapat memahami pengaruh akhlak dalam pelbagai aspek kehidupan, dan budaya.

Pdf uthmaniyah: mengkaji peradaban dan akhlak sejarah, dalam Sejarah Pdf Kerajaan Melalui Mengkaji Pdf Ini Pandangan Kekayaan kajian ini, pdf ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana akhlak berfungsi dalam membentuk masyarakat yang berdaya saing dan harmoni, kita dapat mengambil pelajaran berharga untuk kehidupan seharian dan memahami pentingnya integriti dalam masyarakat.

Pdf Menerokai Menggali Moral Pdf Ini Memberikan Dari

Pdf ini membincangkan secara terperinci tentang peranan akhlak dalam sejarah kerajaan uthmaniyah, ekonomi, kerajaan uthmaniyah mempunyai tradisi akhlak yang kaya, dengan memahami bagaimana Mempelajari Pdf Menggali Masyarakat Peradaban Akhlak Membawa Faktor akhlak membentuk interaksi sosial dan sistem pemerintahan.

Dengan kefahaman mendalam tentang nilai-nilai moral yang diterapkan, sejarah kerajaan ini menunjukkan bagaimana akhlak mempengaruhi setiap aspek kehidupan, ini adalah sumber penting bagi mereka yang ingin memahami bagaimana nilai-nilai Peranan Akhlak Dalam Masyarakat Teras Peradaban Pdf Ini Menyimpan Konteks Merangkumi Cerminan ini masih relevan hari ini.

Yang boleh dipelajari melalui pdf Pdf Uthmaniyah Mengkaji Mengkaji Tentang Menggali Pdf Tentang Menyediakan Pelajaran yang mendalam ini, sejarah pdf kerajaan uthmaniyah dan peradaban akhlak, dengan contoh-contoh yang relevan, dengan analisis yang terperinci.

Pdf Sejarah Uthmaniyah Dan Masyarakat Kajian Tentang Etika Luhur

Kita dapat melihat bagaimana akhlak memainkan peranan penting dalam pembangunan masyarakat, termasuk pendidikan dan ekonomi, mempelajari pdf Pdf Menyediakan Identiti Dalam Kajian Tentang Pdf Utama Iktibar Pandangan uthmaniyah: akhlak dan peradaban, pdf mengenai peradaban uthmaniyah menyediakan pandangan mendalam tentang bagaimana akhlak mempengaruhi kehidupan masyarakat.

Lathifah Nur Awwaliyyah - detikHikmah
Kamis, 29 Okt 2026 13:15 WIB
Ilustrasi anak yatim
Ilustrasi anak yatim. Foto: Getty Images/iStockphoto/shironosov
Jakarta -

Kewajiban menafkahi anak yatim piatu tidak dibebankan kepada sembarang pihak. Menurut fikih, tanggung jawab nafkah dapat beralih kepada kerabat sesuai urutan dan ketentuan yang berlaku. Siapa saja yang wajib menafkahi anak yatim piatu menurut Islam?

Penanggung Jawab Nafkah Anak Yatim Piatu

Setelah ayah meninggal dunia, kebutuhan anak yatim dapat dipenuhi dari harta peninggalan ayah jika tersedia. Jika harta tersebut tidak ada atau tidak mencukupi, tanggung jawab nafkah dapat beralih kepada kerabat sesuai ketentuan fikih.

Berikut urutan pihak yang bertanggung jawab menafkahi anak yatim:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Kakek dari pihak ayah. Kakek menjadi penanggung jawab utama nafkah anak yatim.
  • Paman dari pihak ayah. Jika kakek telah tiada, tanggung jawab beralih kepada paman dari jalur ayah.
  • Saudara laki-laki seayah. Jika paman tidak ada, tanggung jawab dapat beralih kepada saudara laki-laki seayah.
  • Kerabat laki-laki lainnya. Jika kerabat sebelumnya tidak ada, tanggung jawab dapat beralih kepada kerabat laki-laki lain yang memenuhi ketentuan sebagai wali syar'i.
  • Masyarakat muslim, lembaga zakat, dan negara. Jika tidak ada kerabat yang mampu menanggung nafkah anak, bantuan dapat diberikan melalui lembaga zakat dan program sosial.

Sementara itu, Imam an-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa orang yang mengasuh anak yatim dapat berasal dari keluarga maupun orang lain yang tidak memiliki hubungan kekerabatan. Kerabat yang dapat mengasuhnya mencakup kakek, ibu, nenek, saudara laki-laki, saudara perempuan, paman, bibi, dan kerabat lainnya.

Pengasuhan anak yatim tidak selalu sama dengan kewajiban menanggung nafkahnya. Karena itu, pihak yang mengasuh anak belum tentu menjadi orang yang wajib menafkahinya menurut urutan fikih.

ADVERTISEMENT

Adapun dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) Pasal 104 menetapkan bahwa jika ayah meninggal dunia, biaya penyusuan anak menjadi tanggungan pihak yang berkewajiban memberi nafkah kepada ayahnya atau walinya.

Sementara itu, KUH Perdata Pasal 330 mengatur status anak yang belum dewasa. Penunjukan wali bagi anak di bawah umur mengikuti ketentuan hukum yang berlaku, baik melalui penetapan pengadilan maupun berdasarkan wasiat yang sah.

Keutamaan Mengasuh Anak Yatim

Bagi kerabat lain maupun masyarakat yang tidak memiliki kewajiban nafkah secara hukum, Islam sangat menganjurkan untuk turut mengulurkan tangan membantu kesejahteraan mereka. Mengutip buku Hukum Islam dalam Kehidupan Modern karya Umi Khusnul Khatimah terdapat hadits Rasulullah SAW mengenai jaminan surga bagi pemelihara anak yatim:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "مَنْ عَالَ يَتِيماً مِنَ الْمُسْلِمِينَ فَأَطْعَمَهُ وَسَقَاهُ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ إِلَّا أَنْ يَعْمَلَ ذَنْباً لَا يُغْفَرُ" رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ

"Siapa yang memelihara anak yatim dari kalangan kaum muslimin, memberikan makan dan minum, niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga, kecuali dia melakukan dosa yang tidak diampuni." (HR. Tirmidzi)

Rasulullah SAW juga bersabda,

"Orang yang mengasuh anak yatim, baik anak yatim itu kerabatnya maupun bukan, akan bersamaku di surga seperti dua jari ini." (HR. Muslim)

Mengutip buku Ringkasan Fikih Lengkap II karya Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan dijelaskan bagi wali yang kurang mampu dalam mengurus nafkah anak yatim piatu, diperkenankan untuk ikut memakan harta tersebut sesuai kebutuhan sebagai upah jerih payah.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. An-Nisa ayat 6:

وَابْتَلُوا الْيَتٰمٰى حَتّٰىٓ اِذَا بَلَغُوا النِّكَاحَۚ فَاِنْ اٰنَسْتُمْ مِّنْهُمْ رُشْدًا فَادْفَعُوْٓا اِلَيْهِمْ اَمْوَالَهُمْ ۚ وَلَا تَأْكُلُوْهَآ اِسْرَافًا وَّبِدَارًا اَنْ يَّكْبَرُوْا ۗ وَمَنْ كَانَ غَنِيًّا فَلْيَسْتَعْفِفْ ۚ وَمَنْ كَانَ فَقِيْرًا فَلْيَأْكُلْ بِالْمَعْرُوْفِ ۗ فَاِذَا دَفَعْتُمْ اِلَيْهِمْ اَمْوَالَهُمْ فَاَشْهِدُوْا عَلَيْهِمْ ۗ وَكَفٰى بِاللّٰهِ حَسِيْبًا

"Ujilah anak-anak yatim itu (dalam hal mengatur harta) sampai ketika mereka cukup umur untuk menikah. Lalu, jika menurut penilaianmu mereka telah pandai (mengatur harta), serahkanlah kepada mereka hartanya. Janganlah kamu memakannya (harta anak yatim) melebihi batas kepatutan dan (janganlah kamu) tergesa-gesa (menghabiskannya) sebelum mereka dewasa. Siapa saja (di antara pemelihara itu) mampu, maka hendaklah dia menahan diri (dari memakan harta anak yatim itu) dan siapa saja yang fakir, maka bolehlah dia makan harta itu menurut cara yang baik. Kemudian, apabila kamu menyerahkan harta itu kepada mereka, hendaklah kamu adakan saksi-saksi. Cukuplah Allah sebagai pengawas."



(inf/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek
Home & Living

Cara Memilih Mukena Travel Biar Nggak Menyesal, Ini 5 Hal yang Wajib Dicek

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet
Home & Living

Mukena Silk Parasut Gampang Kusut? Ini Cara Merawat Biar Tetap Rapi dan Awet

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu
Home & Living

Perlengkapan Ibadah Keluarga Belum Lengkap? Cek 3 Barang Ini Dulu

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha
Home & Living

Punya Altar di Toko? Ini Hio Cendana yang Cocok buat Sembahyang Usaha

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Sprint Races Exhaust Riders, MotoGP Heading for Disaster

Sprint Races Exhaust Riders, MotoGP Heading for Disaster

Manchester United Legend Patrice Evra Visits Indonesias Labuan Bajo

Manchester United Legend Patrice Evra Visits Indonesia's Labuan Bajo

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Pendamping Ibadah

Berita Terpopuler

Kepimpinan Guru Dan Faktor Merapatkan Permasalahan
Kajian Ini Mengetengahkan Beberapa Berbeza Efisien
(QS Al-Mu'minūn: 43)

Komentar Terbanyak

Hide Ads