Ni'maturrohmah Saputri yang akrab disapa Ni'mah menjadi wisudawan dengan IPK tertinggi jenjang sarjana pada wisuda Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) periode Oktober 2026. Wisudawan Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas lulus dengan IPK 3,96.
Pencapaian gemilang itu ia capai melalui proses panjang sejak dirinya duduk di bangku kuliah. Proses itu juga tidak mudah karena dirinya harus menghadapi berbagai persoalan.
"Bagi saya, IPK ini lebih sebagai bukti bahwa proses yang saya jalani tidak sia-sia. Angkanya penting, tetapi yang lebih bermakna adalah kebiasaan yang terbentuk di baliknya, seperti kedisiplinan, kemauan bertanya, dan tidak menunda tugas atau belajar," ungkap Ni'mah dikutip dari situs UNY, Kamis (29/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ni'mah yang merupakan alumni SMK 2 Surakarta itu memang memiliki minat terhadap permesinan. Namun, sebagai alumni SMK, Ni'mah harus beradaptasi dengan sistem perkuliahan, pola belajar, serta tugas-tugas yang berbeda dari pengalamannya.
Warga Klaten itu bercerita dirinya baru mulai menemukan ritme belajar yang lebih teratur di semester ketiga. Ia menyebut dirinya selalu berusaha menjaga konsistensi belajar dengan menjaga kebiasaan-kebiasaan kecil secara berkelanjutan.
Baginya, salah satu pendukung terbesar ialah lingkungan Prodi Teknik Mesin yang suportif serta dosen yang terbuka untuk berdiskusi.
Hal itu membuatnya lebih berani bertanya serta mencoba hal-hal baru. Kebiasaan tersebut menjadi bagian penting dalam prosesnya membangun kedisiplinan dan menjaga capaian akademik.
Sempat Ragu Bisa Lulus
Meski begitu, perjuangannya bukan tanpa tantangan. Ia, bahkan sempat meragukan dirinya bisa menyelesaikan studinya. Hal itu ia rasakan saat menghadapi persoalan pribadi hingga kondisi anggota keluarga yang sakit.
Namun, dukungan dari teman hingga dosen pembimbing membantunya bertahan. Ia akhirnya kembali melangkah dan menjadi wisudawan terbaik.
Dukungan orang tuanya, Irawati Saputro dan Naryati, turut menjadi sumber kekuatan untuk Ni'mah. Doa, kepercayaan, dan dukungan keluarga dinilainya sebagai suplemen yang membuat kembali bersemangat ketika menghadapi kesulitan.
Ni'mah mengerjakan tugas akhir berjudul Analisis Karakteristik Defleksi dan Getaran Pahat HSS terhadap Variasi Overhang pada Pembubutan Finishing Menggunakan Finite Element Method. Penelitian tersebut menjadi bagian dari perjalanan akademiknya sebelum meraih gelar sarjana.
Setelah wisuda, Ni'mah berencana meniti karier di industri manufaktur maupun fast-moving consumer goods (FMCG), khususnya pada bidang engineering. Ia ingin terus belajar dan menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah.

































































