Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Tak terkecuali pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pemerintah akan membahas lebih lanjut mengenai dampak ekonomi akibat bencana karhutla tersebut. Menurutnya, pemerintah membuka peluang memberikan kredit usaha rakyat (KUR) bagi pelaku UMKM terdampak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti kita akan bahas termasuk beberapa yang biasanya kalau ada bencana, termasuk kemarin di Aceh, di Sumatera Utara, Sumatera Barat," ujar Airlangga saat menghadiri forum International Fora for Kredit Program Pemerintah 2026 di Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (29/10/2026).
Airlangga menjelaskan skema pembiayaan KUR tersebut dapat berupa keringanan suku bunga. Bahkan, dia berujar, pemerintah juga membuka peluang untuk meniadakan bunga KUR bagi pelaku UMKM yang terdampak bencana.
"Kita berikan keluasan termasuk untuk tingkat suku bunga KUR-nya, kita turunkan ke bawah, bahkan kalau perlu kita nolkan," imbuh politikus Partai Golkar itu.
Saat ditanya mengenai total kerugian ekonomi akibat bencana karhutla, Airlangga belum memberikan angka secara spesifik. Ia mengatakan hal itu akan dibahas lebih lanjut. "Nanti kita bahas," pungkasnya.

















































