PT Panasonic Gobel Indonesia telah hadir di Indonesia selama 72 tahun. Selain terus mencatat pertumbuhan bisnis, Panasonic juga terus memproduksi barang elektronik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor.
General Manager Brand Communication PT Panasonic Gobel Indonesia, Dedi Triono, mengakui industri elektronik menghadapi berbagai tantangan sepanjang 2026. Meski begitu, dia berujar, bisnis Panasonic masih mencatat pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"2026 ini sebenarnya lumayan challenging khususnya untuk industri elektronik. Tapi, Alhamdulillah Panasonic sendiri masih tumbuh dibandingkan tahun lalu, meskipun tumbuh tidak sampai sampai dua digit," ujar Dedi, Jumat (30/10/2026).
Dedi menjelaskan Panasonic tidak hanya mengandalkan produk impor untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. Sejumlah produk juga diproduksi di dalam negeri, baik untuk dipasarkan secara domestik maupun diekspor ke luar negeri.
"Pabrik kami juga tidak hanya memenuhi untuk produk dalam negeri saja tapi juga ekspor," imbuhnya.
Perusahaan elektronik hasil kerja sama Indonesia dan Jepang tersebut terus berkembang dan memiliki sejumlah lini bisnis. Termasuk yang bergerak di unit bisnis produk peralatan rumah tangga (home appliances), baterai, kamera Lumix, hingga produk indoor air quality (IAQ) atau kualitas udara dalam ruangan.
Di tengah tantangan industri elektronik, Panasonic juga terus memperkuat kerja sama dengan jaringan dealer dan distributor di seluruh Indonesia. Salah satunya melalui kegiatan Panasonic National Dealer Gathering (NDG) 2026 yang mempertemukan sekitar 400 dealer dari seluruh Indonesia.
"Kami mengundang hampir semua dealer kami yang bergerak di unit bisnis home appliances, baterai, Lumix dan juga IAQ, indoor air quality," ucapnya.
Ke depan, Dedi melanjutkan, Panasonic akan terus mempertahankan keberadaan bisnisnya di Indonesia. Terlebih, perusahaan telah menanamkan investasi di Tanah Air sejak puluhan tahun lalu.
"Panasonic tetap stay di Indonesia dengan jangka waktu yang kami harapkan bisa tetap terus survive, tetap terus available," pungkasnya.
(iws/iws)

















































