Suporter PSIM Jogja mendesak tim kesayangannya berbenah usai melewati tujuh laga tanpa kemenangan di Super League 2026/2026. Hal itu disampaikan suporter saat menyambangi sesi latihan Laskar Mataram di Stadion Mandala Krida.
Pantauan detikJogja, Jumat (30/10), suporter memadati Stadion Mandala Krida usai sesi latihan PSIM jelang lawan Borneo FC. Suporter meminta Laskar Mataram menang saat menjamu Borneo FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (1/11).
Menurut Manajer PSIM, Iksan Mahar, kehadiran suporter dalam sesi latihan itu menunjukkan besarnya harapan terhadap PSIM. Maka itu, pemain diharapkan bisa menjawab dukungan tersebut dengan peningkatan performa di lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami coba mengambil sisi positifnya. Pada akhirnya, pemain tahu bahwa ada tuntutan, tetapi ini lebih kepada dukungan dari suporter agar para pemain berbenah diri," kata Iksan Mahar saat ditemui usai latihan, Jumat (30/10/2026).
"Menurut saya, tindakan suporter ini merupakan hal yang harus diambil sisi positifnya oleh para pemain sehingga bisa melecut penampilan mereka nanti di laga terdekat melawan Borneo, kemudian Dewa, dan pertandingan-pertandingan selanjutnya," sambungnya.
Diketahui, PSIM telah berpisah dengan pelatih kepala Jean-Paul van Gastel pada 17 Oktober 2026. Pemecatan pelatih itu buntut dari kekalahan PSIM yang bertubi-tubi di Super League 2026/2027. Sejak itu, tim ditangani Guntur Cahyo Utomo sebagai karteker.
PSIM kini mencari pelatih baru sebagai juru taktik Laskar Mataram.
"Pencarian pelatih baru sudah kami mulai. Ada standar dan kriteria yang telah kami tentukan untuk mencari profil juru taktik baru," ungkap Manajer PSIM Jogja, Iksan Mahar, kepada detikJogja melalui pesan singkat, Minggu (18/10).
Iksan masih menutup rapat soal sosok maupun kriteria pelatih yang diburu PSIM. Namun, disebutkan manajemen tak mau buru-buru mengambil keputusan pengganti Gastel. Saat ini PSIM telah menunjuk Guntur Cahyo Utomo sebagai pelatih caretaker sementara.
"Aturan karteker hanya satu bulan, tetapi kami tidak ingin tergesa-gesa karena pencarian pelatih baru perlu dilakukan dengan matang agar tujuan untuk menghadirkan performa tim lebih baik bisa tercapai," terangnya.
Sebagai informasi, keputusan pemecatan Gastel disampaikan Direktur Utama PSIM Yuliana Tasno pada Sabtu (17/10). Pemecatan ini mempertimbangkan prestasi buruk PSIM usai kalah empat kali beruntun di Super League 2026/2027.
"Saya dan PSIM memutuskan mengakhiri kerjasama dengan coach JP Van Gastel," kata Liana saat jumpa pers, Sabtu (17/10).
Dalam lima laga terakhir, PSIM hanya mencatat satu kali imbang, sedangkan sisanya kalah. Teranyar, PSIM kembali menelan kekalahan dalam laga melawan tamunya PSM, Jumat (16/10).

































































