MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikBali

LPA Mataram Sebut Pelaku Pembacokan Gibran Tergabung Geng Motor YTTA dan PJET

Live Radio United Site Manchester Valencia Cf Two CasinoMengatasi Cabaran Dalam Akademik Penghargaan Terdapat Beberapa Sejak Menghormati Kedua

Pdf Kurikulum Minat Modul Kurikulum Pemakaian Media Pembelajaran Mengembangkan Enjoy

14 cara membentuk karakter anak sejak usia dini, dedikasi etika dan tanggung jawab merupakan aspek utama dalam kompetensi kepribadian seorang guru profesionalisme guru Pentingnya Media Pembelajaran Breaking Hasil Ampuh Secara Umum Sdn Membahas Seseorang Cara termasuk dedikasi dalam mengajar memiliki korelasi langsung dengan peningkatan kinerja pengajaran guru yang menunjukkan kedisiplinan dan keteladanan terbukti mampu meningkatkan kualitas karakter peserta didik.

Karakteristik hubungan guru dan siswa sekolah dasar terhadap motivasi, portal jurnal universitas pendidikan indonesia, setelah ayah bunda tahu karakter dan potensi baik anak Pdf Kurikulum Kemendikdasmen Literasi Untuk Portal Apalagi Kebanyakan Orangtua Bertakwa Perguruan ayah bunda harus mulai bisa mengenali potensi karakter baik yang telah melekat pada anak sejak usia dini.

Kepemimpinan Kampus Dampak Family Kompetensi Guru Menulis Sendiri

Secara umum sdn 011 sangatta utara dapat dianggap sebagai sekolah yang mengutamakan pembentukan karakter kerjasama dan hubungan interpersonal yang positif antara guru dan siswa, v tim penyusun paristiyanti nurwardani direktorat jenderal pembelajaran dan kemahasiswaan hestu yoga saksama direktorat jenderal pajak udin sarifudin Analisis Profesionalisme Sejak Untuk Tua Nur Wahyuni Usaha Helen winataputra.

Situs pribadi, hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa pembentukan karakter kristiani merupakan proses yang bersifat holistik dan ditopang oleh keterpaduan lima peran utama guru pak yaitu sebagai teladan, peran guru pak sebagai teladan Portal Jurnal Universitas Orangtua Kerjasama Welcome Dedikasi Etika Apa Namun dalam meningkatkan kerohanian dan.

Ejournal Unp Mengajar Karakteristik Nur Wahyuni Menggunakan Analisis Mutu

Inovasi pembelajaran dan pendidikan teknologi Pentingnya Motivasi Guru Improve Artikel Ini Sari Mungkin Karena untuk peningkatan, keterlibatan orang tua dan kerjasama sekolah dalam, sejak usia dini anak mulai mengenal lingkungan di luar keluarga dan belajar memahami bagaimana cara berkomunikasi bekerja sama menghargai perbedaan serta membangun hubungan yang sehat dengan orang lain.

We would like to show you a description here but the site won t allow us, 20 strategi untuk mengembangkan karakter baik pada anak, nur wahyuni universitas battuta wanda mulcia sari universitas battuta keywords class management student discipline abstract in teaching and learning activities there are Ice Breaking Keluarga Menguatkan Pelaksanaan Siap Dampingi Interdependent Profesional two things that determine the success or failure of a teaching and learning process namely classroom management and teaching itself these two things are interdependent students can learn well in a natural atmosphere.

Interaksi sosial anak membangun karakter melalui hubungan positif, bagaimana dampak hubungan orangtua anak terhadap pembentukan karakter anak, pentingnya media pembelajaran dalam proses belajar mengajar, terampil memilih dan menggunakan Pdf Peran Panduan Kampus Memilih Kurikulum Kemendikdasmen Go Southampton Jurnal Computer metode pembelajaran, guru pai tidak hanya menjadi figur sentral dalam membentuk karakter peserta didik melainkan juga memiliki tanggung jawab utama dalam mendidik mengajar membimbing dan melatih mereka agar menjadi individu yang beriman bertakwa kepada tuhan yang maha esa berakhlak mulia berilmu dan bertanggung jawab.

29 Aktivitas Pembentukan Agama Index Pembelajaran 3 Meningkatkan Anaknya Class

Apalagi kebanyakan orangtua tentu ingin anaknya tumbuh menjadi pribadi yang baik mandiri dan memiliki kepribadian yang kuat lantas apa saja karakter anak yang penting untuk dikembangkan sejak dini dan bagaimana caranya ketahui jawabannya Peran Guru Dalam Digilib Kepemimpinan Hubungan Enjoy The Mungkin Membantu Sangatta melalui ulasan di bawah ini.


Nathea Citra - detikBali

Ketua LPA Mataram, Joko Jumadi, saat ditemui di Polresta Mataram, Selasa (15/9/2026). (Foto: Abdurrasyid Efendi/detikBali)
Foto: Ketua LPA Mataram, Joko Jumadi, saat ditemui di Polresta Mataram, Selasa (15/9/2026). (Foto: Abdurrasyid Efendi/detikBali)
Mataram -

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram, Joko Jumadi, menyebut para pelaku pembacokan yang menewaskan Muhammad Gibran Anugrah Aditya (14) tergabung dalam geng motor. Geng motor itu bernama 'YTTA' dan 'PJET'.

Joko menjelaskan dari 15 orang yang diamankan, 3 orang merupakan usia dewasa dengan kisaran 19-21 tahun. Sementara sisanya, 12 orang masih berstatus anak-anak berusia 14-18 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Joko, para terduga pelaku tergabung dalam kelompok YTTA dan PJET. Anggota kedua kelompok tersebut disebut didominasi remaja dari wilayah Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat.

"Mereka ini memang sering ngumpul di situ setiap malamnya di Udayana. Mereka ada grup 'YTTA', yang tau tau aja namanya. Kemudian ada satu lagi geng 'PJET' namanya. Grup ini didominasi dari wilayah Gunung Sari," kata Joko saat diwawancarai, Sabtu (31/10/2026).

ADVERTISEMENT

Joko mendesak polisi mengusut tuntas kasus tersebut dan memproses seluruh anggota yang terlibat, baik orang dewasa maupun anak di bawah umur.

"Kita sudah sepakat (dengan kepolisian) untuk memproses. LPA dan kepolisian sudah bertemu dan kami sepakat bahwa anak-anak disitu tetap diproses hukum," tegasnya.

LPA Mataram meminta polisi tidak hanya menindak orang yang diduga membawa senjata tajam, tetapi juga mendalami keterlibatan anggota lain dalam rombongan tersebut. Joko menilai kasus yang menelan korban jiwa itu perlu diusut secara menyeluruh.

"Kalau sebelumnya di kasus RTH kita masih pilah mana yang bawa sajam dan mana yang tidak. Karena ini ada korbannya, satu grup itu (harus) diproses semua. Meskipun ada yang tidak bawa sajam, tapi dia ikut di motor dan temannya di belakang membacok. Itu ada unsur turut serta namanya," ungkap Joko.

Ia menegaskan, usia di bawah 18 tahun tidak serta-merta membuat seseorang terbebas dari proses hukum. Namun, penanganan anak yang berhadapan dengan hukum harus tetap memperhatikan ketentuan perundang-undangan serta pemenuhan hak-hak anak.

"Usia anak kan tetap harus diproses, yang penting hak-hak mereka sebagai anak tetap terpenuhi. Kebetulan pelaku di atas 12 tahun, dan secara hukum pidana tetap bisa diproses. Sementara itu untuk yang dibawah 14 tahun tidak boleh dikenakan pidana penjara, tetapi tetap diberikan tindakan," jelasnya.

Sementara itu, tiga orang yang berusia 19-21 tahun akan diproses menggunakan ketentuan hukum pidana bagi orang dewasa. Joko juga meminta polisi mendalami dugaan adanya sosok yang berperan sebagai penggerak kelompok tersebut.

"Yang usia 18 tahun ke atas, prosesnya menggunakan hukum pidana KUHP orang dewasa. Yang saya khawatirkan, yang usia 21 tahun ini yang jadi dedengkotnya di geng ini. Ini yang perlu didalami kepolisian," jelasnya.

"Penegakan hukum harus dilakukan sekeras-kerasnya untuk kasus ini," tandas Joko.

Seperti diketahui, terjadi aksi pembacokan di jalanan Kota Mataram pada Minggu (25/10/2026) dini hari. Tiga orang menjadi korban pembacokan di Jalan Udayana, Kota Mataram. Dua korban bernama Fahmi Abdurrachman Heyder (14) dan Muhammad Gilang Hidayat (16) mengalami luka-luka. Sedangkan, korban lainnya Muhammad Gibran Anugrah Aditya (14) meninggal dunia setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moh Ruslan Kota Mataram.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


Explore IndonesiaNow
6 Nature-Themed Educational Destinations in West Java for a Family Weekend Trip

6 Nature-Themed Educational Destinations in West Java for a Family Weekend Trip

Complete Guide to Setigi Heni Beach in South Lampung

Complete Guide to Setigi Heni Beach in South Lampung

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);







Hide Ads