Kebiasaan makan sambil berdiri mulai sering dijumpai dalam kehidupan masa kini, seperti pada acara standing party atau ketika jajan. Meskipun terlihat sepele, Islam telah mengajarkan sejumlah adab saat makan.
Lantas, makan sambil berdiri menurut Islam, boleh atau makruh?
Hukum Makan Sambil Berdiri Menurut Islam
Dalam sejumlah hadits, Rasulullah SAW secara tegas melarang umatnya minum dalam posisi berdiri. Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
لَا يَشْرَبَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمْ قَائِمًا فَمَنْ نَسِيَ فَلْيَسْتَقِئْ
Artinya: "Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri. Apabila dia lupa maka hendaknya dia muntahkan." (HR Muslim)
Larangan ini bahkan dinilai lebih keras ketika menyangkut urusan makan. Dalam riwayat Anas bin Malik RA disebutkan Nabi SAW melarang seseorang minum sambil berdiri. Qatadah mengatakan mereka kala itu bertanya kepada Anas, "Bagaimana dengan makan (sambil berdiri)?" Anas menjawab, "Itu lebih parah dan lebih jelek." (HR Muslim)
Melalui dalil tersebut, hukum makan sambil berdiri adalah makruh karena melanggar adab kesopanan dan bisa membahayakan kesehatan. Namun, bila berada dalam tempat yang tidak memungkinkan untuk makan sambil duduk, maka diperbolehkan.
Dalil yang membolehkan makan sambil berdiri ini bersandarkan pada hadits dari Ibnu Abbas RA yang berkata, "Aku memberi minum kepada Rasulullah SAW dari air zamzam, lalu beliau minum sambil berdiri." (HR Bukhari dan Muslim)
Dampak Buruk Makan Sambil Berdiri Menurut Medis
Mengutip Healthline, makan sambil berdiri bisa menyebabkan gangguan pencernaan dalam beberapa kasus, terutama jika menyangkut karbohidrat. Karbohidrat yang tidak tercerna bisa menyebabkan perut kembung dan bergas. Hal ini mungkin mengganggu mereka yang intoleransi laktosa atau sensitif pada FODMAP (makanan yang dapat menyebabkan gas).
Makan sambil berdiri juga bisa membuat merasa lebih cepat lapar. Posisi ini dapat mempercepat pencernaan yang menyebabkan peningkatan rasa lapar. Hal ini mungkin akan bermasalah bagi orang-orang yang berusaha menurunkan berat badan.
Adab Makan dan Minum Berdasarkan Sunnah
Ada sejumlah adab makan dan minum yang dicontohkan Rasulullah SAW. Mengutip buku Pelajaran Adab Islam 1 susunan Suhendri, berikut sepuluh di antaranya.
1. Mencari makanan yang halal
2. Makan dan minum dengan niat untuk bertakwa kepada Allah
3. Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan
4. Dilarang mencela makanan
5. Dilarang makan sambil bersandar atau berbaring
6. Dilarang makan dan minum menggunakan bejana dari emas dan perak
7. Memulai makan dan minum dengan membaca basmalah dan diakhiri dengan membaca hamdalah
8. Makan dan minum dengan tangan kanan dan mulai dari yang terdekat
9. Disunnahkan makan dengan tiga jari
10. Disunnahkan mengambil makanan yang terjatuh dan membuang bagian yang kotor darinya lalu memakannya




































































