Setiap muslim tentu mengharapkan bekal kebaikan yang dapat menemaninya setelah meninggal dunia. Sebab, kematian merupakan ketetapan Allah SWT yang pasti dialami setiap makhluk bernyawa. Ketika ajal tiba, catatan amal seseorang akan terputus.
Meski begitu, Rasulullah SAW mengabarkan adanya amalan yang pahalanya tetap mengalir meski pelakunya telah wafat. Amalan ini dapat menjadi bekal berharga bagi seorang muslim di alam kubur. Lantas, apa saja amalan tersebut?
Amalan yang Pahalanya Terus Mengalir
Mengutip buku Amalan Pembuka Rezeki karya Haris Priyatna, terdapat tiga amalan yang pahalanya tetap mengalir setelah seseorang meninggal dunia. Hal ini merujuk pada hadits riwayat Abu Hurairah RA. Rasulullah SAW bersabda:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apabila seseorang mati, seluruh amalnya akan terputus, kecuali tiga hal, yakni sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mau mendoakan kedua orang tuanya." (HR Muslim)
Amalan Sedekah Jariyah
Sedekah jariyah adalah pemberian harta atau tenaga untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Mengutip buku Investasi Amal Sebelum Maut Menjemput karya Ahmad K. Al-Jauzi, terdapat hadits riwayat Anas bin Malik RA. Rasulullah SAW bersabda:
"Ada tujuh amalan yang pahalanya tetap mengalir untuk seorang hamba setelah dia meninggal, padahal dia berada di dalam kuburnya: (1) orang yang mengajarkan ilmu agama, (2) orang yang mengalirkan sungai (yang mati), (3) orang yang membuat sumur, (4) orang yang menanam kurma, (5) orang yang membangun masjid, (6) orang yang memberi mushaf Al-Qur'an, (7) dan orang yang meninggalkan seorang anak yang senantiasa memohonkan ampun untuknya setelah dia wafat." (HR. Al-Bazzar)
Adapun contoh sedekah jariyah berdasarkan hadits tersebut, yaitu:
1. Membangun Masjid atau Fasilitas Ibadah
Setiap jengkal bangunan masjid yang didirikan, baik secara mandiri maupun berkelompok, akan mengalirkan pahala selama tempat tersebut dipakai untuk beribadah.
2. Mengalirkan Sungai
Membuka akses irigasi, membersihkan aliran air, atau mengalirkan air menuju pemukiman yang tandus demi pengairan sawah dan kebutuhan hidup makhluk hidup.
3. Membuat Sumur Air Bersih
Menghadirkan sumber air bersih bagi masyarakat yang kesulitan air. Setiap tetes air yang diminum oleh manusia, hewan, maupun digunakan untuk bersuci menjadi ladang pahala yang terus mengalir.
4. Menanam Pohon atau Tumbuhan Bermanfaat
Menanam pepohonan yang rindang atau tanaman produktif. Selama pohon tersebut menghasilkan buah yang dimakan, menghasilkan oksigen, atau dijadikan tempat berteduh, hal tersebut bernilai sedekah bagi penanamnya.
5. Memberikan Mushaf Al-Qur'an
Menghibahkan mushaf Al-Qur'an ke masjid, madrasah, pesantren, atau majelis taklim. Tiap huruf yang dilantunkan oleh para pembacanya akan mengirimkan kebaikan bagi orang yang memberikannya.
Ilmu yang Bermanfaat
Amalan kedua yang pahalanya tidak akan terputus adalah ilmu yang bermanfaat. Rasulullah SAW menegaskan tentang anjuran untuk menuntut ilmu. Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,
"Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim)
Ilmu tersebut selain memudahkan jalan baginya, akan menjadi lebih bermanfaat jika diajarkan kembali kepada orang lain. Terutama jika orang yang diajarkannya mengamalkan kembali ilmu tersebut, semakin bertambahlah pahala yang mengalir. Sebagaimana hadits dari Sahl bin Mu'adh bin Anas, Nabi SAW bersabda,
"Siapa yang mengajarkan suatu ilmu, maka baginya pahala seperti orang yang mengamalkannya, tanpa mengurangi pahala orang yang mengamalkannya sedikit pun." (HR. Ibnu Majah)
Doa Anak Saleh untuk Orang Tuanya
Ketaatan seorang anak kepada orang tua merupakan bentuk bakti yang diajarkan syariat Islam. Berbakti kepada orang tua atau birrul walidain merupakan perintah yang sangat dimuliakan dalam Islam. Bahkan Allah SWT menyandingkan perintah berbakti setelah perintah mengesakan Allah SWT.
Salah satu bentuk bakti tersebut adalah dengan mendoakannya, baik selama kedua orang tua masih hidup atau bahkan saat sudah meninggal. Doa dari anak saleh akan menjadi pahala yang terus mengalir untuk kedua orangtuanya. Adapun doa yang bisa dibaca oleh anak untuk orang tua telah diajarkan dalam QS. Al-Isra' ayat 24:
رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًا
Rabbirḥamhumā kamā rabbayānī ṣagīrā
"Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua (menyayangiku ketika) mendidik aku pada waktu kecil."




































































