Ibadah haji merupakan impian besar bagi setiap umat Islam. Namun, panjangnya antrean haji reguler yang bisa mencapai puluhan tahun membuat calon jemaah mencari alternatif keberangkatan yang lebih cepat. Salah satu solusinya menggunakan program haji khusus atau haji plus.
Selain menawarkan masa tunggu haji yang jauh lebih singkat, program haji plus juga menyediakan berbagai kemudahan dan kenyamanan bagi calon jemaah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi umat Islam yang merencanakan keberangkatan ibadah menuju Tanah Suci dalam waktu dekat, memahami gambaran biaya dan skema pembayarannya sejak awal menjadi penting untuk persiapan finansial.
Perbedaan Haji Plus dan Haji Reguler
Haji plus dan haji reguler memiliki beberapa perbedaan, berikut di antaranya.
1. Biaya
Biaya haji plus cenderung lebih mahal karena menawarkan jumlah fasilitas yang lebih unggul daripada haji reguler.
2. Dokumen dan Persyaratan
Haji plus umumnya membutuhkan persyaratan administratif calon jemaah yang sedikit lebih kompleks dibandingkan prosedur dengan haji reguler.
3. Masa Tunggu
Haji plus memiliki masa tunggu yang lebih singkat daripada haji reguler. Masa tunggu haji reguler mencapai puluhan tahun, sedangkan haji plus kurang dari 10 tahun.
4. Fasilitas
Haji plus memiliki fasilitas penginapan dan pemberangkatan yang istimewa, misalnya penerbangan langsung tanpa transit. Haji plus juga umumnya menawarkan pilihan hotel bintang 4 atau 5 dengan kapasitas kamar yang lebih fleksibel.
5. Pihak Penyelenggara
Haji reguler sepenuhnya dikelola oleh pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), sementara haji plus diselenggarakan oleh pihak swasta yang telah memperoleh izin sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Kendati demikian, pemerintah tetap berperan penting dalam mengawasi pelaksanaan haji khusus, terutama dalam pembagian nomor porsi haji.
Biaya Haji Plus Mulai Rp 200 Jutaan
Besaran biaya haji plus bervariasi tergantung pada variasi paket yang ditawarkan oleh biro travel PIHK. Setiap biro mematok besaran biaya yang berbeda-beda tergantung pada masa tunggu dan fasilitas yang ditawarkan.
Biaya haji plus ditetapkan menggunakan satuan mata uang dolar Amerika Serikat (USD). Menurut penelusuran detikHikmah di sejumlah PIHK resmi, Senin (2/11/2026), rata-rata biaya haji plus terbaru mulai dari USD 12.500 atau sekitar Rp 200 jutaan (kurs Rp 18.136).
Biaya setiap travel akan berbeda, tergantung paket yang ditawarkan. Namun, rata-rata antara Rp 200 jutaan hingga Rp 300 jutaan. Ada juga travel yang menawarkan paket hingga USD 49.500 atau sekitar Rp 897 juta.
Perbedaan biaya haji plus terletak pada paket fasilitas. Contohnya, paket haji berdurasi 25 hari di hotel bintang 4 dipatok mulai Rp 210 juta. Apabila jemaah menginginkan fasilitas yang lebih nyaman, terdapat paket yang menggunakan hotel bintang 5 dengan total biaya dipatok mulai Rp 260 juta.
Secara umum calon jemaah haji plus harus menyiapkan dana setoran awal sebesar USD 4.000-USD 5.000 atau sekitar Rp 72-90 juta untuk mendapatkan nomor porsi haji saat pendaftaran.
Masa Tunggu Haji Plus
Masa tunggu haji plus jauh lebih pendek dibandingkan haji reguler. Menurut penelusuran sejumlah PIHK, masa tunggu haji plus rata-rata sekitar 5-9 tahun. Calon jemaah bisa memastikan ke PIHK terkait untuk waktu persisnya.




































































