Jalan lintas Tente-Parado tepatnya di Desa Sakuru, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat diblokade warga. Ambulans yang membawa pasien hingga mobil penyalur Makan Bergizi Gratis (MBG) terjebak.
Aksi itu terekam dalam video yang beredar luas di media sosial Facebook. Terlihat jalan ditutup total menggunakan bambu panjang dan batu-batu besar sekelompok warga.
Antrean panjang kendaraan tak terhindarkan. Kendaraan yang terjebak dan tak melintas terdapat mobil ambulans yang membawa pasien dan mobil SPPG yang menyalurkan MBG untuk anak sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jalan ditutup sejak tadi siang," katas salah seorang warga, Lukman, Senin (2/11/2026).
Informasi yang dihimpun detikBali, aksi blokir jalan dipicu dugaan provokasi oknum sekretaris desa (sekdes) di Kecamatan Monta yang menyebarkan informasi bahwa dirinya dibacok warga Desa Sakuru saat melintas menggunakan sepeda motor.
Isu itu kemudian menyebar luas, hingga terjadi ketegangan. Tak terima dituduh, sekelompok warga Desa Sakuru langsung memblokade jalan. Mereka juga mendesak aparat untuk menangkap Sekdes tersebut.
Warga mendesak agar sekdes diamankan demi mencegah dan mengantisipasi konflik antarwarga yang lebih besar. Mengingat dua desa itu bersebelahan atau tetangga dekat.
Tak lama aksi blokir jalan, aparat gabungan Polsek dan Koramil Monta turun ke lokasi. Mereka langsung membuka paksa aksi blokade jalan. Kapolsek Monta membenarkan aksi penutupan jalan di Sakuru telah dibuka.
"Jalan sudah dibuka dan kendaraan sudah bisa melintas. Kita berikan pemahaman karena menutup jalan bukan solusi dan merugikan kepentingan umum," tandasnya.

















































