Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menerbitkan Surat Telegram Nomor ST//2467/XI/KEP/2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polri. Surat telegram tertanggal 2 November 2026 itu memutasi 264 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) di lingkungan Polri.
Dua pejabat utama Kepolisian Daerah (Polda) Bali turut diganti melalui surat telegram itu. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali, Kombes Ariasandy, membenarkan pergantian tersebut.
"Iya (ada pergantian)," ujar Ariasandy singkat kepada detikBali, Selasa (3/11/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua pejabat Polda Bali yang diganti Kapolri adalah Kombes Lintar Mahardhono dan Kombes Soelistijono. Lintar sebelumnya menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Bali. Sedangkan Soelist menduduki Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Bali sejak 2023.
Lintar kini diangkat diangkat sebagai Widyaiswara Kepolisian Madya Tk II di Sespim Lemdiklat Polri. Jabatan Dirreskrimum Polda Bali yang ditinggalkan Lintar diisi oleh Kombes Stevy Frits Pattiasina.
Stevy sebelumnya merupakan pamen Bareskrim Polri dengan penugasan di Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. Pria kelahiran Jayapura, Papua, itu familier dengan Pulau Dewata karena sempat menjabat Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Bali.
Baca juga: Irjen Pasma Royce Resmi Jabat Kapolda Bali |
Sedangkan Soelist kini mendapatkan amanah sebagai Karoops Polda Jawa Tengah (Jateng). Ini bakal menjadi pengalaman kedua bagi Soelist memimpin biro operasi. Sebelum menjabat Karoops Polda Bali, Soelist sempat menjabat Direktur Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Bali.
Jabatan Karoops Polda Bali yang ditinggalkan Soelist akan diisi Kombes Muhammad Anis Prasetio Santoso. Anis telah berpengalaman di bidang operasi karena sebelumnya menjabat sebagai Karoops Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

















































