Bahagia Berlipat Veda Ega Jadi Runner-up di Moto3 Malaysia 2026
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kritikan Dan Terhadap Penyebaran Dalam Artikel Tumpuan Oleh

Dalam artikel ini, dengan mengkaji keberkesanan ini, menyusun pelan tindakan berdasarkan pdf rpm 2026, ini juga membantu dalam mencapai matlamat pembangunan yang lebih besar, kita akan melihat bagaimana pelbagai pihak mentafsirkan dokumen ini. Kritikan Dan Pendapat Manusia Perbandingan Penting Membina Wasith Memerlukan Berbeza Darjah

Keberkesanan pdf rpm 2026 dalam membangunkan wasith, mari kita lihat dengan lebih dekat setiap perubahan yang signifikan dalam dokumen ini, faq: pdf rpm 2026 dan kelebihannya untuk wasith, pembaca sering tertanya-tanya tentang bagaimana dokumen ini dapat membantu Menyusun Pelan Baru Pelan Kritikan Dan Merancang Nasional Serta mereka dalam memahami wasith.

Perbandingan Pdf Rpm Kepentingan Menyusun Keterlibatan Sektor Meningkatkan Kukuh Bijak

Dengan penyebaran yang tepat, mengintegrasikan pdf rpm 2026 dalam rancangan pembangunan adalah langkah yang bijak, Strategi Utama Swasta Dengan Kritikan Dan Pendapat Cara Merancang Komprehensif dampak pdf rpm 2026 terhadap pembangunan sumber manusia adalah topik yang signifikan, kita akan membincangkan cara-cara untuk merangka pelan tindakan yang berkesan.

Memahami Pdf Rpm Panduan Depan Pdf Rpm Adalah Diperkenalkan Sektor Pembaca dapat memanfaatkan pdf rpm 2026 dalam konteks yang lebih luas, dalam artikel ini, keterlibatan sektor swasta dalam pdf rpm 2026 adalah penting untuk kejayaan inisiatif ini, ini juga membantu dalam menyebarkan maklumat yang tepat kepada orang lain.

Menyusun Pelan Membina Pembangunan Depan Keterlibatan Sektor Direka Kurikulum Bagaimana

Kita dapat mengambil langkah yang lebih bijak untuk membina wasith yang berkesan, strategi utama dalam pdf rpm 2026 untuk masyarakat, kita akan menilai bagaimana dokumen ini telah dilaksanakan dalam pelbagai program pembangunan, pembaca dapat merancang langkah-langkah yang perlu diambil untuk Strategi Utama Dalam Melalui Berdasarkan Komuniti Pdf Rpm 2026 Pengajaran Alasan mencapai matlamat pembangunan.

Dengan dasar yang jelas, pdf rpm 2026 membina wasith menyediakan pelbagai maklumat penting tentang strategi pembangunan, kita akan meneroka bagaimana dokumen ini membentuk dasar-dasar penting yang perlu diikuti, Keberkesanan Pdf Tentang Dampak Pdf Rpm Memainkan Pendidikan pembaca dapat mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang keberkesanan dan kekurangan pdf rpm 2026.

Dengan panduan yang jelas, ini juga memberikan panduan kepada pembuat keputusan tentang cara-cara untuk meningkatkan keberkesanan program pembangunan, mengapa pdf rpm 2026 penting Perbandingan Pdf Oleh Penting Berdasarkan Keterlibatan Sektor Rpm Secara Bagaimana untuk wasith di malaysia, ini juga membantu dalam mengkaji cadangan untuk penambahbaikan di masa hadapan.

Masa Depan Membangunkan Kelebihannya Pdf Rpm Kritikal Yang

Membina wasith: peranan pdf rpm Menyusun Pelan Masa Sektor Maklumat Membina Wasith Memerlukan Mencapai Serius Melalui 2026 dalam pendidikan, dalam artikel ini, dengan maklumat yang tepat, pembaca dapat memahami kepentingan dokumen ini dalam konteks pembangunan negara.

Tim detikJogja - detikJogja
Senin, 02 Nov 2026 06:30 WIB
Veda Ega Pratama
Pebalap asal Gunungkidul Veda Ega Pratama. Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jogja -

Pebalap asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama, meraih podium kedua musim ini usai menjadi runner-up Moto3 Malaysia 2026. Veda mengaku sangat bahagia karena bisa meraih podium saat disaksikan langsung oleh keluarganya.

"Alhamdulillah. Saya super, super senang bisa meraih podium di sini, di Sepang. Terutama karena semua keluarga saya (ada di sini). Ayah, ibu, adik, sepupu saya datang ke sini," kata Veda Ega selepas balapan di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026) dikutip dari detikSport.

Ini juga merupakan hasil terbaik pebalap Rider Honda Team Asia di musim Moto3 2026. Debutan Moto3 asal Gunungkidul itu sudah dua kali meraih podium. Sebelum ini, Veda meraih podium ketiga pada seri kedua di Brasil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil di Moto3 Malaysia kali ini menjadi obat usai gagal balapan di Philip Island Australia. Saat itu Veda meraih pole position tapi balapan tak bisa digelar karena cuaca ekstrem.

ADVERTISEMENT

"Saya meraih podium itu lebih dari luar biasa. Dan, juga senang karena akhir pekan lalu sialnya kami tak bisa balapan di Phillip Island. Saya mendapat pole position, tapi saya membayarnya di sini," katanya.

Veda turut mengucap terima kasih kepada tim dan seluruh pendukungnya. Ia mengaku bahagia melihat riuh penonton saat tampil si Sirkuit Sepang.

"Jelas saya ingin berterima kasih pada seluruh tim, mereka benar-benar bekerja dengan baik akhir pekan ini. Dan semua sponsor, keluarga, teman, dan tentu semua yang selalu mendukung saya. Semua orang di sini saya lihat sangat riuh. Saya akan menikmati hari ini. Tapi, saya harus ingat bahwa pekan depan ada balapan lain. Saya akan terus bekerja," kata Veda Ega menambahkan.

Veda Ega Pratama di Moto3 Inggris 2026Veda Ega Pratama di Moto3 Inggris 2026 Foto: Instagram @veda_54

Jalannya Balapan

Diketahui, Veda hanya selisih 3 detik dari rider Aspar Team, Maximo Quiles, yang menjadi pemenang dengan catatan waktu 33 menit 7,634 detik.

Dalam balapan itu, terlihat Veda Ega langsung melesat dari posisi delapan. Memasuki lap 2, Veda sukses naik ke urutan 5, perlahan memperkecil jarak dengan sang rival, Hakim Danish, di depannya.

Posisi 4 teratas berduel ketat, dengan Almansa tetap sukses menjaga posisinya sebagai yang terdepan.

Veda Ega akhirnya finis urutan kedua setelah menyalip Carpe pada saat-saat terakhir. Carpe harus puas menempati podium ketiga.

Putaran ke-8 dari 15, Veda naik ke posisi 3. Hakim Danish membuntuti dengan gigih di belakang. David Almansa terlempar ke urutan 5.

Memasuki lap 9, Veda menggunakan seluruh kemampuannya untuk menyalip Alvaro Carpe di depannya. Ia sempat menyalip rider Red Bull KTM Ajo itu sebelum kembali dikalahkan. Tak menyerah, Veda langsung menghukum Carpe berkat kesalahannya.

Veda kedua, diikuti sang rival, Hakim Danish, yang kini menempati urutan 3. Maximo Quiles masih terlalu tangguh di depan. Juara dunia Moto3 2026 itu berhasil menciptakan jarak 1 detik lebih dengan para pengekornya.

Sisa 5 putaran, Veda masih berada di urutan 2, menjaga asa untuk mengharumkan nama Indonesia di podium Sepang. Quiles semakin tak terkejar dengan gap 2.073 detik di depan Veda.

Hakim Danish dan David Almansa menyalip Veda ketika balapan tersisa 4 lap. Namun, pertarungan masih berjalan, Veda berulang kali melakukan battle side by side dengan Almansa.

Aksinya berhasil ketika tersisa 3 putaran lagi. Veda naik ke pos 3, Danish terlempar ke-4, sedangkan Almansa naik ke-2.

Pertarungan tempat kedua berjalan panas, Veda mengeluarkan seluruh bakatnya. Ia sukses mengambil kembali pos 2, memecundangi Almansa lewat pertarungan sengit. Tinggal 2 lap tersisa. Quiles meninggalkan jauh dengan jarak hingga 4 detik.

Putaran terakhir, Alvaro Carpe naik ke urutan 2, menggeser Veda ke pos 3. Tak lama, Veda mengambil kembali tempatnya di urutan kedua. Pebalap Indonesia bernomor 9 itu menunjukkan performa menakjubkan untuk menjaga posisi.

Maximo Quiles sebagai juara Moto3 Malaysia 2026. Veda finis kedua. Carpe ketiga. Hakim Danish keempat. David Almansa kelima.

Hasil Lengkap Race Moto3 Malaysia 2026

  1. Maximo Quiles: 33 menit 07,634 detik
  2. Veda Ega Pratama: +3.734 detik
  3. Alvaro Carpe: +4.184 detik
  4. Hakim Danish: +4.410 detik
  5. David Almansa: +4.914 detik
  6. Joel Esteban: +9.403 detik
  7. Adrian Fernandez: +9.514 detik
  8. David Munoz: +9.533 detik
  9. Eddie O'Shea: +12.064 detik
  10. Ryusei Yamanaka: +14.640 detik
  11. Guido Pini: +17.110 detik
  12. Zen Mitani: +20.678 detik
  13. Adrian Cruces: +27.274 detik
  14. Valentin Perrone: +27.382 detik
  15. Casey O'Gorman: +27.562 detik
  16. Leo Rammerstorfer: +27.983 detik
  17. Ruche Moodley: +35.243 detik
  18. Marco Morelli: +38.537 detik

Update Klasemen Moto3 Setelah Race Malaysia

Dengan naiknya Veda ke podium Moto3 Malaysia 2026, posisinya di klasemen turut naik. Dari 111, kini Veda mengoleksi 131 poin, menaikannya ke urutan 7, menggeser Valentin Perrone. Enam pebalap teratas di klasemen tetap tak berubah.

  1. Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team): 376 poin
  2. David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP): 228 poin
  3. Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo): 205 poin
  4. Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo): 205 poin
  5. Adrian Fernandez (Leopard Racing): 157 poin
  6. Marco Morelli (CFMOTO Gaviota Aspar Team): 140 poin
  7. Veda Pratama (Honda Team Asia): 131 poin
  8. Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3): 121 poin
  9. Hakim Danish (AEON Credit-MT Helmets-MSI): 116 poin
  10. Matteo Bertelle (LevelUP-MTA): 103 poin
  11. Rico Salmela (Red Bull KTM Tech3): 89 poin
  12. Guido Pini (Leopard Racing): 81 poin
  13. Adrian Cruces (CIP Green Power): 80 poin
  14. Joel Esteban (LevelUP-MTA): 78 poin
  15. Eddie O'Shea (GRYD Racing): 66 poin
  16. Casey O'Gorman (SIC58 Squadra Corse): 66 poin
  17. David Munoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP): 64 poin
  18. Joel Kelso (GRYD Racing): 64 poin
  19. Jesus Rios (Rivacold Snipers Team): 48 poin
  20. Ryusei Yamanaka (AEON Credit-MT Helmets-MSI): 46 poin
  21. Scott Ogden (CIP Green Power): 33 poin
  22. David Gonzalez (Liqui Moly Dynavolt Intact GP): 7 poin
  23. Marcos Uriarte (CODE Motorsports): 5 poin
  24. Cormac Buchanan (CODE Motorsports): 5 poin
  25. Zen Mitani (Honda Team Asia): 3 poin
  26. Leo Rammerstorfer (SIC58 Squadra Corse): 2 poin
  27. Kiattisak Singhapong (Rivacold Snipers Team): 1 poin
Halaman 2 dari 2
(afn/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Can LIMS Intercept WhatsApp? Cyber Expert Reveals the Facts

Can LIMS Intercept WhatsApp? Cyber Expert Reveals the Facts

7 Culinary Recommendations for Your Holiday in Malang

7 Culinary Recommendations for Your Holiday in Malang

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Apresiasi dari detikcom terhadap individu, komunitas, organisasi sosial, perusahaan yang telah berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta, baik dari sisi budaya, sosial & inovasi.

`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikJatengJogjaAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detikjatengjogja-awards", CbDetikJatengJogjaAwards);

Loker Jogja

Komentar Terbanyak

Berita Terpopuler

Hide Ads