Seorang pemuda inisial DA (26) asal Praya, menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang yang menggunakan sepeda motor atau geng motor di simpang empat lampu merah Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, pada Sabtu (31/10/2026) malam. Aksi para pelaku terekam kamera CCTV dan viral di media sosial (medsos).
Kasatreskrim Polresta Lombok Tengah, AKP Punguan Hutahean, membenarkan kejadian tersebut. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu keberadaan dan motif para pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kronologinya masih dipastikan. Karena terdapat perbedaan kronologi hasil penyelidikan dengan versi pelapor," kata Punguan kepada detikBali via WhatsApp, Selasa (3/11/2026).
"Kalau versi pelapor dia dikeroyok di lampu merah saat berhenti," sambungnya.
Namun, berdasarkan video dari kamera CCTV yang beredar, korban dianiaya saat berhenti di depan salah satu supermarket yang memang tak jauh dari lampu merah yang dimaksud. Pihaknya pun masih mendalami latar belakang kejadian tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya motif dendam pribadi.
"Itu yang mau kita pastikan. Kalau ternyata ada latar belakang masalah pribadi, maka identitas pelaku bisa kita ketahui dari pelapor," beber Punguan.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tak terpancing dengan isu liar di media sosial. Pihaknya kini masih melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku yang terlihat di video CCTV tersebut.

















































