Kekacauan terjadi di Bandara Incheon Korea Selatan. Sistem pemeriksaan data penumpang imigrasi mengalami gangguan. Dampaknya, maskapai kesulitan memproses check-in dan menerbitkan boarding pass.
Akibatnya penumpang mengantre dan penerbangan mengalami penundaan atau delay. Insiden ini terjadi pada Selasa (3/11/2026), gangguan sistem pemeriksaan imigrasi dilaporkan menghambat proses check-in penerbangan. Akibatnya, sembilan penerbangan dari enam maskapai di bandara tersebut mengalami keterlambatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gangguan ini ternyata tidak hanya terjadi di Bandara Incheon. Secara keseluruhan, 44 dari 201 penerbangan di sejumlah bandara Korea Selatan mengalami keterlambatan akibat masalah pada sistem pemeriksaan penumpang milik Kementerian Kehakiman. Sebanyak 36 penerbangan terlambat lebih dari 30 menit, sementara delapan penerbangan lainnya mengalami keterlambatan lebih dari satu jam.
Menurut laporan Korea JoongAng Daily, Kamis (5/11/2026), gangguan bermula sekitar pukul 06.05 waktu setempat ketika sistem i-PreChecking (IPC) mendadak tidak berfungsi. Sistem tersebut digunakan maskapai untuk memeriksa data penumpang melalui basis data imigrasi sebelum boarding pass diterbitkan.
Sistem mulai kembali mengirimkan informasi kepada maskapai sekitar pukul 07.25, sedangkan pemulihan komunikasi sepenuhnya dikonfirmasi pada pukul 08.25 waktu setempat.
Meski demikian, kementerian menyatakan seluruh penumpang pada penerbangan yang terdampak telah menyelesaikan pemeriksaan imigrasi sebelum jadwal keberangkatan masing-masing.
Kementerian Kehakiman menduga gangguan berkaitan dengan penggantian perangkat penyimpanan data yang sudah usang pada sistem pengelolaan perbatasan di Bandara Incheon. Menurut penjelasan resmi, setelah proses penggantian perangkat, terjadi penumpukan pembaruan informasi penumpang yang sebelumnya tertunda.
Kondisi tersebut diduga membebani sistem hingga menyebabkan gangguan komunikasi dengan maskapai. Kementerian kini melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berjanji menyiapkan prosedur agar pekerjaan pemeliharaan perangkat tidak kembali mengganggu layanan.
Insiden ini menjadi gangguan kedua yang terjadi di Bandara Incheon dalam rentang empat hari. Pada 30 Oktober, masalah berbeda pada sistem jaringan dan penerbitan tiket milik sejumlah maskapai Tiongkok, termasuk China Eastern Airlines, China Southern Airlines, dan Air China, menyebabkan proses check-in terganggu selama lebih dari 12 jam.
Saat itu, sekitar 1.200 penumpang sempat menunggu di bandara, sementara maskapai terpaksa menggunakan prosedur check-in manual. Pihak berwenang menegaskan bahwa kedua gangguan tersebut tidak saling berkaitan.
Gangguan ini terjadi ketika Korea Selatan memasuki periode ramai kunjungan wisatawan musim gugur. Oktober hingga November menjadi waktu favorit untuk menikmati perubahan warna dedaunan di berbagai kawasan wisata. Di tengah meningkatnya arus perjalanan, gangguan sistem pemeriksaan penumpang seperti ini dapat menambah kepadatan dan mengganggu kelancaran proses keberangkatan di bandara.


























































