Setidaknya ada beberapa kandidat muslim dan Arab-Amerika yang menang dalam pemilihan paruh waktu (midterm elections) Amerika Serikat. Pemilihan tersebut berlangsung pada Selasa (3/11/2026).
Dilansir dari The New Arab, kemenangan itu diraih di tengah kampanye yang diwarnai lonjakan retorika anti muslim serta serangan yang menyasar komunitas muslim di AS. Hasil pemilihan mencakup terpilihnya senator muslim pertama di Amerika, yaitu seorang dokter bedah keturunan Mesir-Amerika yang pernah merawat warga Palestina yang terluka di Gaza serta beberapa kandidat lain keturunan Palestina-AS lainnya.
Mereka berhasil memenangkan kursi di kongres maupun lembaga legislatif negara bagian. Pencapaian itu berlangsung di tengah serangan politik terhadap kandidat muslim yang dilakukan Presiden Donald Trump dan para sekutunya. Salah satu yang jadi sasaran adalah Abdul El Sayed dari Michigan, dia menghadapi tuduhan tanpa dasar mengenai keterkaitan dengan kelompok ekstremis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut daftar politikus muslim yang menang di pemilu paruh waktu Amerika Serikat.
Daftar Politikus Muslim yang Menang Pemilu Paruh Waktu AS
1. Abdul El Sayed
Abdul El Sayed sukses mengalahkan kandidat Partai Republik Mike Rogers di Michigan. Kemenangannya mengantarkan El Sayed jadi muslim pertama yang terpilih sebagai anggota Senat AS.
Pria berusia 42 tahun itu adalah seorang dokter dan spesialis kesehatan masyarakat. Melalui kampanyenya, ia mengangkat sejumlah isu utama menyoroti layanan kesehatan, biaya hidup, hingga upaya mengurangi pengaruh korporasi dalam politik.
El Sayed juga menyuarakan kritik terhadap bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel dan Mesir. Di sisi lain, El Sayed menolak dengan tegas tuduhan lawan politiknya yang mengaitkan dengan Ikhwanul Muslim.
2. Adam Hamawy
Adam Hamawy adalah seorang dokter bedah keturunan Mesir-Amerika yang berhasil mengalahkan Partai Republik Greg Mele di Distrik Kongres ke-12 New Jersey. Kemenangan Hamawy menjadikan dirinya muslim pertama dari New Jersey yang terpilih sebagai anggota Kongres AS.
Hamawy sendiri merupakan dokter bedah Angkatan Darat AS. Namanya pernah dikenal karena menyelamatkan nyawa Tammy Duckworth, yang kemduian menjadi senator, setelah helikopter yang dia tumpangi ditembak jatuh di Irak pada 2004.
Usai itu, Hamawy dengan sukarela bertugas di Gaza untuk merawat warga Palestina yang terluka akibat serangan Israel. Pasien yang ditangani Hamawy termasuk anak-anak dengan luka berat.
3. Rashida Tlaib
Rashida Tlaib juga jadi muslim yang menang pada pemilihan di Distrik Kongres ke-12 Michigan. Anggota Kongres keturunan Palestina-Amerika itu memastikan dirinya melanjutkan masa jabatan untuk periode kelima.
Tlaib adalah salah satu dari dua perempuan muslim pertama yang terpilih jadi anggota Kongres AS pada 2018 silam. Selama ini dia dikenal sebagai tokoh yang sangat vokal mengkritik perang Israel di Gaza.
Sikap Tlaib membuatnya jadi figur penting dalam perjuangan politik dan advokasi hak-hak Palestina di Amerika Serikat.
4. Ilhan Omar
Muslim lainnya yang memenangkan pemilihan di Distrik Kongres ke-5 Minnesota adalah Ilhan Omar. Lebih tepatnya, wanita keturunan Somalia-Amerika itu berhasil mempertahankan kursinya. Kemenangan Omar memastikan dirinya kembali menduduki kursi untuk periode kelima.
Omar termasuk salah satu perempuan muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres AS. Berulang kali dia mengkritik dukungan Amerika Serikat terhadap Israel dan sering jadi sasaran serangan Presiden Donald Trump.
5. Darializa Avila Chevalier
Kemenangan lainnya diraih oleh Darializa Vila Chevalier di Distrik Kongres ke-13 New York. Politikus Partai Demokrat berusia 33 tahun yang memiliki darah keturunan Republik Dominika itu dilaporkan jadi perempuan muslim Latina pertama yang terpilih sebagai anggota Kongres AS.
Sebelum terjun ke politik, Avila dikenal lewat aktivitasnya dalam gerakan hak-hak sipil serta berbagai aksi demonstrasi yang mendukung Palestina.
6. Andre Carson dan Lateefah Simon
Dua politikus Muslim dari Partai Demokrat lainnya juga berhasil mempertahankan kursi mereka di House of Representatives. Andre Carson kembali memenangkan pemilihan di Distrik ke-7 Indiana, wilayah yang telah diwakilinya sejak 2008.
Sementara itu, aktivis hak-hak sipil Lateefah Simon berhasil memenangkan masa jabatan berikutnya di Distrik ke-12 California.
7. Aber Kawas
Aber Kawas yang merupakan kandidat keturunan Palestina berhasil memenangkan pemilihan di Distrik Senat Negara Bagian New York ke-12. Kawas adalah seorang organisator komunitas Palestina-Amerika.
Keluarganya Kawas terusir dari Palestina pada 1948 sebelum akhirnya menetap di Amerika Serikat. Dalam kampanyenya, ia mengusung sejumlah agenda, termasuk perumahan terjangkau, layanan kesehatan, hak-hak imigran, serta penolakan terhadap pendanaan Amerika Serikat untuk perang Israel di Gaza yang ia sebut sebagai genosida.
8. Abbas Alawieh
Aktivis asal Lebanon-Amerika Serikat, Abbas Alawieh turut memenangkan pemilihan di Distrik Senat Negara Bagian Michigan ke-2, yang mencakup Dearborn dan wilayah sekitarnya.
Alawieh adalah salah satu tokoh yang membantu mendirikan gerakan Uncommitted. Gerakan tersebut muncul untuk menentang dukungan mantan Presiden Joe Biden terhadap Israel selama pemilihan presiden AS 2024. Kemenangannya jadi salah satu pencapaian penting bagi representasi komunitas Arab-Amerika dalam politik negara bagian.
9. Nabeela Syed
Selanjutnya ada Nabeela Syed. Politikus Muslim keturunan India-Amerika dari Partai Demokrat, berhasil mengalahkan kandidat Partai Republik Darby Hills di Distrik Senat Negara Bagian Illinois ke-26.
Sebelumnya, Syed adalah anggota legislatif negara bagian. Kemenangannya kali ini sekaligus mengubah peta kekuasaan di distrik tersebut, dari yang sebelumnya dikuasai Partai Republik menjadi Partai Demokrat.




































































