Sejarah baru tercipta dalam panggung politik Amerika Serikat. Abdul El-Sayed (42), seorang ahli epidemiologi dan mantan pejabat kesehatan masyarakat dari sayap kiri Partai Demokrat, telah memenangkan pemilihan Senat AS di negara bagian Michigan.
Kemenangan ini mencatatkan namanya sebagai muslim pertama yang berhasil terpilih menjadi anggota Senat Amerika Serikat.
Mengutip NBC News, El-Sayed berhasil mengalahkan rivalnya dari Partai Republik yang merupakan mantan anggota DPR AS, Mike Rogers (63). Keberhasilan politisi progresif ini sekaligus memperpanjang rekor kekeringan kemenangan Partai Republik di Michigan, di mana GOP belum pernah memenangkan kursi Senat di negara bagian tersebut sejak tahun 1994. El-Sayed bakal menggantikan Senator dari Partai Demokrat, Gary Peters, yang memutuskan pensiun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjalanan El-Sayed menuju kursi Senat diraih lewat pertarungan sengit. Sepanjang kampanye, ia menghadapi rentetan serangan Islamofobia yang dilontarkan oleh Presiden Donald Trump dan para pendukungnya.
Setelah kemenangan El-Sayed dalam pemilu internal (primary) Demokrat pada Agustus lalu, serangan bernuansa sentimen agama kian intensif. Trump secara tidak berdasar menuding adanya keterlibatan kelompok "jihadis" dalam perpolitikan AS, hingga memicu sorakan retorika "Deportasi!" dalam kampanye di Youngstown, Ohio. Trump juga berulang kali menyoroti nama tengah El-Sayed, yaitu Mohamed.
El-Sayed merespons santai namun menohok atas serangan nama tengah tersebut saat tampil bersama Senator Bernie Sanders pada 25 Oktober lalu.
Eskalasi serangan berlanjut ketika Trump dalam kampanyenya di Port Huron, Michigan, menuduh El-Sayed memiliki hubungan dengan organisasi Ikhwanul Muslimin. Mike Rogers dan politisi Republik lainnya, termasuk Wakil Presiden JD Vance turut mengkritik dan mempertanyakan kesetiaan El-Sayed.
Meski demikian, El-Sayed dengan tegas membantah dan mengecam tuduhan keterlibatan dengan kelompok tersebut.
Persaingan di Michigan menjadi salah satu pertarungan politik yang paling disorot di tingkat nasional. Aliansi El-Sayed dengan tokoh-tokoh progresif seperti Senator Bernie Sanders dan Rep. Alexandria Ocasio-Cortez (AOC), serta sikap kritisnya terhadap pemerintah Israel yang ia tuduh melakukan genosida, menjadi titik krusial dalam dinamika pemilihan.
Kelompok yang berafiliasi dengan organisasi pro-Israel AIPAC bahkan menggelontorkan dana lebih dari $30 juta dalam upaya menggagalkan langkah El-Sayed sejak masa primary.




































































