Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut Kelok 23 atau Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang menghubungkan Kretek-Girijati beroperasi tahun depan. Hal itu karena Satker PJN tengah menyelesaikan paket Lot 17 atau jalan baru di Kretek-Girijati.
"Iya, kemungkinan tahun depan (Kelok 23 dibuka kembali dan beroperasi penuh)," kata Kepala Satker PJN DIY, Tisara Sita saat dihubungi wartawan, Jumat (6/11/2026).
Tisara mengatakan hal itu demi keselamatan pengguna jalan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kesiapan pembukaan lalu lintas. Mengingat masih terdapat sejumlah aspek teknis maupun nonteknis yang perlu diselesaikan sebelum jalan dapat dibuka secara penuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti diperlukan penyelesaian pekerjaan Lot 17A serta tindak lanjut terhadap berbagai hasil evaluasi sebelum jalan dibuka kembali untuk umum," ujarnya.
Beberapa tindak lanjut yang menjadi perhatian meliputi pemasangan APILL pada simpang empat Kretek sesuai ketentuan dan kewenangan, penambahan rambu dan imbauan, penertiban parkir dan pedagang, penanganan kebersihan lingkungan, serta pemeriksaan kondisi drainase dan lereng setelah satu kali musim hujan.
Oleh sebab itu, hingga kini Kelok 23 tutup sementara pascauji coba tanggal 14-20 September 2026. Penutupan Kelok 23 berlangsung secara menyeluruh dengan menggunakan Movable Concrete Barrier (MCB), portal dan pagar pengaman.
"Penutupan sementara itu merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh aspek keselamatan dan kesiapan infrastruktur benar-benar terpenuhi," ucapnya.
Tisara mengungkapkan, sebelum beroperasi secara penuh nantinya akan dilaksanakan evaluasi dan survei bersama. Hal tersebut untuk memastikan seluruh aspek keselamatan dan kesiapan infrastruktur telah terpenuhi.
"Pelaksanaan Audit Keselamatan Jalan (AKJ) pascapembukaan juga akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Direktorat terkait di Direktorat Jenderal Bina Marga," katanya.
Tisara juga mengimbau masyarakat untuk memahami keputusan penutupan sementara tersebut dan tidak memasuki ruas jalan yang telah ditutup. Selain itu, Tisara juga berharap masyarakat turut mendukung upaya menjaga keselamatan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan di sepanjang koridor jalan baru Kretek-Girijati.
Diberitakan sebelumnya, jalur masuk ke Kelok 23 dari Bantul, tepatnya simpang empat Kretek, Bantul sudah ditutup mulai malam ini. Polisi menyebut belum bisa menentukan kapan Kelok 23 dibuka kembali karena saat ini masih evaluasi.
"Sudah ditutup tadi mulai pukul 18.00 WIB. Ini kita mengatur keluarnya pengunjung yang sudah masuk dari tadi," kata Kapolsek Kretek, AKP Joko Mulyono kepada wartawan, Minggu (20/9) malam.
Joko melanjutkan, saat ini petugas tengah mengurai pengendara yang hendak keluar dari Kelok 23 melalui simpang empat Kretek. Hal tersebut agar petugas bisa segera menutup total jalur masuk ke Kelok 23.
"Tadi yang mau masuk sudah ditutup tadi pukul 18.00 WIB. Saat ini yang mau keluar, yang dari atas, mau turun pulang ke tempat masing-masing masih kita arahkan," ujarnya.

































































