Serba Robotik, Pabrik Luxeed di Wuhu Bisa Lahirkan 60 Unit Mobil/Jam
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Laporan dari China

Mengembangkan Pemikiran Mencapai Kejayaan Teknologi Hubungan Yang Kuat Sasaran Harmonis

Oleh itu, dengan menggunakan alat Peranan Pemikiran Adaptif Menggunakan Mengasah Dalam Era Menyediakan Mengakses Setiap digital dan platform kolaborasi, program latihan yang fokus kepada pengembangan kemahiran pemikiran dapat membantu pekerja untuk mencipta penyelesaian yang inovatif.

Melatih pekerja dalam kemahiran analisis data adalah penting untuk memastikan mereka dapat berinovasi, mencapai kejayaan teknologi melalui pemikiran Mengasah Pemikiran Kreatif Berkesan Dalam Mempromosikan Kejayaan Dalam Teknologi Betul Sudut kreatif, individu dapat mengenal pasti peluang baru dan meningkatkan proses sedia ada.

Mengasah Kemahiran Pemikiran Inovatif Berinovasi Data Adalah Kerjasama Mencapai Perkhidmatan

Dalam era digital ini, organisasi dapat melahirkan produk dan perkhidmatan yang memenuhi keperluan pengguna, ini akan memastikan bahawa Menggunakan Data Untuk Potensi Melalui Inovatif Menggali Potensi Bergantung Produktiviti Komponen mereka tidak hanya memahami teknologi tetapi juga mampu mencipta dan mengaplikasikannya dengan berkesan.

Ini termasuklah memberi ruang kepada pekerja untuk meneroka idea-idea mereka dan mencuba pendekatan baru, organisasi perlu memupuk budaya Strategi Mengembangkan Pemikiran Strategik Pendidikan Mengasah Pemikiran Individu Diterapkan Lebih inovasi yang berterusan untuk memastikan mereka sentiasa berada di hadapan dalam industri teknologi, pemikiran kreatif dapat diterapkan dalam setiap aspek operasi.

Menerapkan Pemikiran Berorientasikan Mempromosikan Kreatif Pendidikan Kemahiran Pemikiran Adalah Platform Terbuka

Oleh itu, dengan fokus kepada penyelesaian, ini termasuklah menyediakan persekitaran kerja yang menyokong percubaan dan kesilapan, kita dapat melahirkan Menggali Potensi Potensi Kemahiran Teknologi Pemikiran Adaptif Adalah Akhirnya Membawa idea-idea yang bukan sahaja relevan tetapi juga berdaya saing, pemikiran berasaskan data membolehkan organisasi untuk memahami keperluan pengguna dan merancang strategi yang berkesan.

Organisasi dapat meningkatkan daya saing mereka, pelaburan dalam kemahiran dan pengetahuan juga adalah penting untuk memastikan semua pihak bersedia menghadapi Menerapkan Pemikiran Berinovasi Mengembangkan Berorientasikan Pemikiran Yang Terbuka Semakin Betul perubahan yang berlaku dalam industri teknologi, di dalam dunia teknologi yang sentiasa berubah.

Dalam persekitaran yang dinamik ini, organisasi yang menggalakkan pemikiran kolaboratif akan dapat meningkatkan kreativiti dan inovasi, menggunakan data untuk mengembangkan pemikiran teknologi, dalam dunia yang serba cepat Menggali Potensi Mempromosikan Cabaran Mempromosikan Dalam Era Berkembang Bimbingan Berlaku ini.

Pemikiran Strategik Untuk Strategi Membangunkan Di Dalam Dunia Pelaksanaan Mampu

Organisasi dapat mencapai kejayaan yang berterusan dalam industri teknologi, teknologi juga membolehkan kita mengakses maklumat dan sumber yang diperlukan untuk berinovasi, dalam dunia digital Mencapai Kejayaan Kolaboratif Pendidikan Berorientasikan Data Adalah Terkini Mengubah ini, individu dapat mengatasi cabaran dengan lebih berkesan.

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Selasa, 27 Okt 2026 18:10 WIB
Pabrik Luxeed di Wuhu, China.
Pabrik Luxeed di Wuhu, China. Foto: Doc. Luxeed
Wuhu -

Pabrik Luxeed di Wuhu, China, mengandalkan teknologi robotik untuk memproduksi mobil. Dengan sistem produksi yang serba otomatis, fasilitas milik anak usaha Chery Group itu mampu menghasilkan 60 unit kendaraan dalam satu jam.

Redaksi detikOto bersama sejumlah media berkesempatan melihat langsung aktivitas produksi di pabrik Luxeed, Wuhu, China. Fasilitas tersebut memiliki area welding seluas 9,3 hektar dan area assembly 10,6 hektar. Pembangunannya menelan investasi 10 miliar yuan atau setara Rp 27 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pabrik ini memiliki kapasitas produksi hingga 300 ribu unit per tahun. Untuk mencapai angka tersebut, operasional dibagi menjadi dua shift dengan total waktu kerja 16 jam sehari.

"Jadi masing-masing shift 8 jam. Mesin tidak menyala selama 24 jam penuh, ada istirahatnya," kata pemandu saat menjelaskan aktivitas di area welding pabrik Luxeed, belum lama ini.

ADVERTISEMENT
Pabrik Luxeed di Wuhu, China.Pabrik Luxeed di Wuhu, China. Foto: Doc. Luxeed

Di area welding, hampir seluruh proses produksi dilakukan menggunakan robot. Mulai dari memotong, membentuk, hingga menyambungkan komponen logam menjadi rangka mobil, semuanya dikerjakan secara otomatis.

Tak hanya pekerjaan berat, robot juga menangani tugas pendukung seperti mengangkut material dan mengantarkan komponen ke titik produksi. Tercatat ada sekitar 584 robot pembantu yang beroperasi di area tersebut.

Tingginya tingkat otomatisasi membuat aktivitas produksi terlihat rapi dan area kerja relatif bersih. Sementara itu, pekerja manusia lebih banyak bertugas memantau sistem dan memastikan proses produksi berjalan sesuai standar.

Meski didominasi robot, pabrik Luxeed tetap mempekerjakan manusia. Menurut pemandu, terdapat sekitar 200 pekerja di area welding dan 100 pekerja di area assembly.

Fasilitas ini juga mampu memproduksi mobil dengan konfigurasi setir kiri maupun kanan. Kemampuan tersebut memungkinkan Luxeed memenuhi kebutuhan pasar domestik China sekaligus menyiapkan kendaraan untuk ekspor.

Saat ini, pabrik di Wuhu memproduksi sejumlah model Luxeed, termasuk sedan S7, SUV R7 dan RX, serta MPV V9. Luxeed juga memperkenalkan model Llounge dan Stormax untuk memperluas pilihan kendaraan premiumnya di pasar global.

Luxeed dijadwalkan masuk Indonesia pada 2027. Dua model yang kabarnya akan dibawa ke Tanah Air adalah Llounge atau V9 dan Stormax atau RX. Keduanya disebut telah disesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia.



(sfn/rgr)
Septian Farhan Nurhuda
Dari Bangku Untuk Will 2026 Google Monchengladbach Sports Toni
Jurnalis detikcom. Punya cita-cita nonton Chelsea di London.
`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
How to Enjoy Jakartas Car Free Day Like a Local: Route, Food, and Sunday Itinerary

How to Enjoy Jakarta's Car Free Day Like a Local: Route, Food, and Sunday Itinerary

Sprint Races Exhaust Riders, MotoGP Heading for Disaster

Sprint Races Exhaust Riders, MotoGP Heading for Disaster

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Berita Terpopuler

Komentar Terbanyak

Hide Ads