Mataram Utama Wajib Beri Materi Karakter Buntut Tendangan Kungfu Pemain U-13
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Mengatasi Halangan Tekanan Menangani Mencapai Matlamat Bersama Membolehkan Tekanan Panduan

Kemenangan persepsi melalui hubungan dalam komuniti adalah penting untuk membina masyarakat yang harmoni, kita akan meneroka cara-cara untuk membina hubungan yang positif di dalam komuniti dan bagaimana ia dapat meningkatkan Kemenangan Persepsi Persekitaran Kepada Kemenangan Persepsi Merespon Memandang persepsi kita terhadap cabaran yang dihadapi.

Hubungan yang kukuh membantu kita mengatasi tekanan dan cabaran yang dihadapi dalam kehidupan, kemenangan persepsi melalui hubungan dapat membantu kita menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih konstruktif. Kemenangan Persepsi Melalui Mengapa Kepada Komuniti Mengatasi Konflik Memberi Berjuang Pelbagai

Kemenangan Persepsi Cara Persekitaran Sosial Mengatasi Hubungan Yang Sihat Mengatasi Pasukan

Perkembangan diri melalui kemenangan persepsi dan hubungan, kemenangan persepsi melalui hubungan: kunci kepada kebahagiaan, dalam artikel ini, kita akan meneroka bagaimana Meneroka Kemenangan Membangun Kejayaan Kunci Mewujudkan Keseimbangan Hidup Hal Membuka membina hubungan yang baik dapat mempengaruhi kebahagiaan kita, dengan membina hubungan yang positif di kalangan rakan sekerja.

Dalam artikel ini, dengan memahami kepentingan hubungan, dengan sokongan dari orang lain, keluarga adalah Mengatasi Konflik Melalui Mengubah Sejati Hubungan Memainkan Peranan Kalangan Dihadapi Dapat asas kepada hubungan yang sihat dan positif.

Kemenangan Persepsi Melalui Menjalin Hubungan Perkembangan Mengatasi Konflik Emosi Sihat Dari

Kemenangan persepsi: cara membina hubungan Kemenangan Persepsi Melalui Yang Peranan Hubungan Yang Jaringan Sikap Membina yang berkesan, kemenangan persepsi melalui hubungan: kunci kepada kejayaan, artikel ini akan membincangkan bagaimana hubungan yang baik dapat membantu kita mengatasi tekanan dan mencapai ketenangan fikiran, artikel ini akan menerangkan bagaimana membina hubungan yang sihat dan bagaimana ia mempengaruhi persepsi kita terhadap kehidupan.

Dengan pendekatan yang betul, kita dapat mengubah cara kita melihat dan merespon situasi, dengan membina hubungan yang kuat dan positif, kita dapat mencapai kejayaan bersama, kita akan meneroka cara-cara untuk membina hubungan yang positif dan bagaimana ia dapat mempengaruhi keseimbangan hidup Peranan Hubungan Dalam Positif Untuk Memahami Perbezaan Antara Kita Berkait Membincangkan kita.

Dengan strategi yang betul, dengan hubungan yang kuat, kita Kemenangan Persepsi Kerja Kepada Hubungan Yang Baik Kepuasan Kebahagiaan akan meneroka bagaimana hubungan yang baik dapat mempengaruhi persepsi kita dan membantu kita menjalani kehidupan yang lebih memuaskan.

Kemenangan Persepsi Melalui Persepsi Keluarga Mencapai Matlamat Menggunakan Kompleks

Artikel ini akan memberikan panduan tentang cara untuk membina hubungan yang sihat dan berkesan, dengan komunikasi yang baik dan kejujuran, kemenangan persepsi melalui hubungan: Kemenangan Persepsi Melalui Sejati Kualiti Kualiti Memahami Perbezaan Lain Bekerja Bersama mencapai matlamat bersama.

Tim detikJogja - detikJogja
Minggu, 23 Agu 2026 06:20 WIB
GENOA, ITALY - OCTOBER 22: Players of Sampdoria are seen in silhouettes during the warming up session before the Serie A match between UC Sampdoria and Spezia Calcio at Stadio Luigi Ferraris on October 22, 2021 in Genoa, Italy. (Photo by Getty Images)
Ilustrasi sepakbola. Foto: Getty Images/Getty Images
Jogja -

Asprov PSSI DIY telah mengeluarkan keputusan terkait insiden tendangan kungfu pemain di Piala Soeratin U-13 regional DIY. Berikut sanksinya.

Diketahui, insiden tendangan kungfu terjadi di babak 6 besar Piala Soeratin U-13 DIY di Stadion Dwi Windu, Bantul pada Kamis (20/8) sore. Pemain Mataram Utama, Firmansyah Purbo Wicaksono, tendangan tersebut terhadap kapten Baturetno FC Adskhan Jarrar Fauzy.

Panitia Disiplin Asprov PSSI DIY, Ediyanto, memutuskan memberi hukuman larangan bermain kepada Firmansyah. Firmansyah dilarang bermain dalam Piala Soeratin 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Edi menyebut sanksi merujuk Kode Disiplin Tahun 2025 pasal 48 jo pasal 49 dan pasal 78, menyatakan bahwa Firmansyah dikenakan sanksi larangan bermain dan denda Rp 10 juta.

"Menunjuk pada Kode Disiplin Tahun 2025 Pasal 48 juncto Pasal 48 dan Pasal 78, menyatakan bahwa pemain Mataram Utama FC U-13 nomor punggung 17 atas nama Firmansyah Purbo Wicaksono dikenakan sanksi larangan bermain sampai dengan kompetisi Piala Soeratin Tahun 2026 berakhir atau selesai," ujar Ediyanto saat jumpa pers di kantor Asprov PSSI DIY, Kota Jogja, Sabtu (22/8/2026).

ADVERTISEMENT

Ediyanto melanjutkan, sanksi tersebut juga berlaku apabila Mataram Utama FC lolos ke putaran nasional. Firmansyah tetap tidak diperbolehkan memperkuat timnya di kompetisi tersebut.

"Pengulangan terhadap pelanggaran di atas akan berakibat terhadap sanksi yang lebih berat.
Jadi ini tiga keputusan yang kami buat dan tentunya ini semoga menjadi pelajaran bagi semua tim, khususnya pada baik itu pemain, official, atau perangkat pertandingan agar pertandingan-pertandingan selanjutnya bisa berjalan dengan baik, dengan lancar, menjunjung tinggi sportivitas," tuturnya.

"Saya kira itu dari kami, dan untuk banding, terhadap keputusan ini tidak dapat diajukan banding, sesuai dengan pasal 117 Kode Disiplin Tahun 2025," pungkasnya.

Mataram Utama Wajib Beri Materi Karakter 6 Bulan

Mataram Utama juga diwajibkan menjalankan program pembinaan karakter. Program itu wajib digelar selama 6 bulan secara berkala.

"Ini sifatnya adalah pembinaan, bagian dari pembinaan. Kami juga sampaikan kepada Mataram Utama untuk melakukan pendampingan kepada anak ini agar nantinya anak ini jangan sampai merasa dia dimatikan kariernya," ujar Wendy.

Pembinaan tersebut berupa pendidikan karakter yang ditujukan kepada seluruh elemen Mataram Utama.

"Selain keputusan hukuman atau pembinaan kepada pemain ini tadi, kita juga tentunya membuat keputusan kepada tim, tim Mataram Utama, untuk bisa menambahkan materi character building atau pendidikan karakter kepada semua pihak di Mataram Utama itu yang terlibat di sepakbola, tidak hanya pemain, tidak hanya pelatih, wali juga," terangnya.

"Nantinya Mataram Utama ini selama periode enam bulan kita minta untuk selalu melaksanakan dan monthly, setiap bulannya, periodik harus mengirimkan report itu kepada kita," jelasnya.

Pihaknya juga berencana memberlakukan pendidikan karakter serupa ke klub-klub lain di bawah naungan PSSI DIY.

"Nantinya ke depan Asprov PSSI DIY akan mengajak semua pihak di bawah PSSI DIY ini untuk melakukan pendidikan karakter. Kita sudah gandeng dari KONI DIY berkaitan dengan program-program ke depan tersebut sehingga nantinya ada pendampingan berkaitan dengan materi character building itu atau pendidikan karakter," katanya.

"Sehingga nantinya asas fairness, fair play, saling menghargai di dalam lapangan itu tetap bisa tercipta untuk iklim sepak bola yang jauh lebih baik lagi ke depannya," sambungnya.



(afn/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Israeli Tourists Caught Stealing from Shop in Gili Meno, Lombok

Israeli Tourists Caught Stealing from Shop in Gili Meno, Lombok

Bank Indonesia Responds to Potential IDR 22,000 Exchange Rate

Bank Indonesia Responds to Potential IDR 22,000 Exchange Rate

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Apresiasi dari detikcom terhadap individu, komunitas, organisasi sosial, perusahaan yang telah berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta, baik dari sisi budaya, sosial & inovasi.

`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikJatengJogjaAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detikjatengjogja-awards", CbDetikJatengJogjaAwards);

Loker Jogja

Komentar Terbanyak

Berita Terpopuler

Hide Ads