PSIM Jogja harus mencari solusi di lini tengah usai Ze Valente dijatuhi tambahan sanksi oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI menyusul kartu merah yang ia dapat saat laga kontra Bhayangkara FC pada pekan lalu. Pemain asal Portugal itu dipastikan absen dalam tiga pertandingan.
"Tetapi, kami tidak ingin larut dalam situasi tidak menguntungkan ini. Tim pelatih akan mempersiapkan sejumlah skenario permainan untuk mengatasi absennya Ze di lini tengah," ungkap Manajer PSIM, Iksan Mahar dalam keterangan tertulis yang diterima detikJogja, Selasa (27/10/2026).
Iksan berharap dengan pemain yang ditunjuk menjadi alternatif pengganti Ze Valente dapat tampil maksimal di dua laga kandang yang akan dijalani PSIM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tambahan hukuman yang dijatuhkan Komdis PSSI kepada Ze Valente jelas sebuah pukulan telak bagi kami. Setelah tidak bermain kontra Isenmulang, kami kehilangan Ze untuk dua laga kandang penting kontra Borneo FC dan Dewa United," ujarnya.
"Harapannya, pemain yang tersedia dapat membuktikan diri untuk tampil maksimal di dua laga kandang selanjutnya," imbuh Iksan.
Diketahui, dalam pertandingan yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung pada Selasa (20/10), Ze mendapat kartu merah pada menit ke-26 setelah dinilai melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan dengan mengangkat kaki terlalu tinggi ke arah kepala.
Berdasarkan salinan keputusan sidang Komdis PSSI tertanggal 25 Oktober 2026, Ze dijatuhi tambahan hukuman larangan bermain dalam dua pertandingan serta denda Rp 10 juta. Sanksi tersebut mengacu pada Pasal 49 ayat (1) huruf b dan ayat (2) Kode Disiplin PSSI Tahun 2025.
Dengan demikian, Ze harus absen dalam tiga pertandingan, termasuk saat PSIM menghadapi Isenmulang. Setelah itu, pemain tersebut juga tidak bisa memperkuat Laskar Mataram saat menjamu Borneo FC dan Dewa United.
Iksan meyakini insiden yang berujung kartu merah tersebut bukan merupakan kesengajaan. Menurutnya, Ze merupakan pemain yang menjunjung tinggi sportivitas selama berkarier di lapangan.
"Kami yakin Ze bukan pemain yang memiliki niat buruk untuk melukai lawan. Dengan pengalaman dan sepak terjang selama ini, Ze telah membuktikan dirinya menjunjung tinggi sportivitas di atas segalanya," tuturnya.

































































