Bangunan museum sering kali menyimpan cerita menarik yang tak kalah dari koleksi di dalamnya, seperti Museum Maritim Indonesia di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Sebelum menjadi museum, gedung ini dulu berfungsi sebagai kantor pelabuhan.
Jika traveler suka menjelajahi bangunan bersejarah, museum ini menawarkan pengalaman berbeda. Sebuah bangunan perkantoran kini dimanfaatkan untuk mengenalkan sejarah kemaritiman Indonesia.
Kurator Museum Maritim Indonesia (Musmarin), Andi Handriana menjelaskan bahwa gedung tersebut dulunya dipakai untuk kantor Pelabuhan Tanjung Priok. Perubahan fungsi terjadi setelah aktivitas kantor dipindahkan ke gedung baru di sebelahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dulu sebelum digunakan atau dibuka jadi museum ini kantor Pelabuhan Tanjung Priok sebetulnya. Jadi aktivitas pelabuhan, pekerja pelabuhan kantornya di sini," kata Andi ketika ditemui detikTravel di Museum Maritim Indonesia, Minggu (1/11/2026).
Andi mengatakan setelah gedung sudah tidak dioperasikan untuk kantor pegawai pelabuhan, kemudian dimanfaatkan sebagai museum. Museum Maritim Indonesia pertama diperkenalkan ke publik pada 7 Desember 2018.
"Sekitar 2015-an atau 2016-an karena gedung ini sudah tidak bisa dioperasikan untuk operasional harian kantor pegawai, kemudian dijadikan sebagai museum," kata dia.
Bangunan museum ini juga merupakan salah satu gedung tua yang bersejarah dari awal abad ke-20. Gedung itu sempat dijadikan sebagai kantor pengelolaan pelabuhan bernama Kantoor van de Havenmeester.
Saat wisatawan berkunjung di museum, terdapat sebuah lukisan mural yang menarik untuk diamati. Lukisan yang letaknya di tengah bangunan tersebut diperkirakan berusia 68 tahun.
Dalam lukisan mural itu ditandatangani seorang pelukis sekaligus pematung Indonesia yang aktif di era kemerdekaan, Nasir Bondan, yang dibuat pada 12 April 1958.
Gambar lukisan memperlihatkan aktivitas pelabuhan pada masa lalu, termasuk kereta yang membawa peti-peti menuju pelabuhan.
"Secara visual, ini sebetulnya ada aktivitas pelabuhan yang sedang berjalan, mulai dari kereta yang bawa peti-peti untuk diantar ke pelabuhan. Sekilas visual tentang pelabuhan lama," kata Andi.
Keberadaan lukisan membuat pengalaman berkunjung tidak hanya berpusat pada koleksi yang dipamerkan. Selain mempelajari perjalanan maritim di Indonesia, pengunjung juga bisa mengenal sejarah bangunan tersebut.
Berada di bawah naungan PT Pelabuhan Indonesia, Museum Maritim Indonesia menjadi merupakan hidden gem di Pelabuhan Tanjung Priok. Bagi yang penasaran dengan sejarah kemaritiman Nusantara, museum ini cocok untuk didatangi.






























































Komentar Terbanyak
Mengukur Keberkesanan Memupuk Malaysia Melalui Antara Mengukur Keberkesanan Memupuk Terdapat Cara Sekolah
About Us Met Com Attribution Crediting Required Varsha How Bukpot
Join Lenovo Barcelone Youtube Appeared Psg Are Penalty Still Goals