Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, mengungkapkan siasat untuk mengantisipasi kekalahan timnya di laga lanjutan Super League 2026/2027. Diketahui, PSS Sleman sudah lima kali kalah dari tujuh pertandingan.
"Jika Anda melihat semua gol, sebagian besar peluang diblok oleh para bek, dan di sisi lain, Borneo (di laga terakhir) memiliki banyak tembakan yang tidak diblok. Ini tipikal, ini juga yang saya tunjukkan kepada para pemain, ini tidak boleh terjadi. Anda harus lebih agresif dalam bertahan," kata Huistra saat ditemui di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Kamis (29/10/202).
"Ya, jadi ini adalah apa yang harus kita tingkatkan, ini yang saya katakan kepada para pemain juga, kita harus bertahan jauh lebih baik," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski kecewa dengan hasil yang diraih timnya, Huistra tetap mengapresiasi perjuangan para pemain.
"Saya juga kecewa dengan hasilnya, tetapi saya tidak kecewa dengan perjuangan tim. Bahkan, saya pikir dengan 10 pemain, kami bermain lebih baik daripada dengan 11 pemain di pertandingan terakhir (kontra Borneo FC)," ucap dia.
"Jadi saya tidak bisa berkata banyak tentang sikap para pemain, tentang perjuangan yang mereka tunjukkan. Pada akhirnya, anda masih memiliki sedikit peluang untuk mencetak skor 2-2 bahkan dengan 10 pemain," imbuhnya.
Catatan detikJogja, dari tujuh laga yang telah dilakoni, PSS Sleman mencatatkan lima kekalahan, sekali imbang, dan sekali menang. Super Elja mengoleksi empat poin dan saat ini berada di peringkat 15 klasemen sementara.
Huistra menegaskan PSS harus segera bangkit untuk mulai mengumpulkan poin.
"Jadi, tentu saja, kami juga mengerti bahwa kami harus mendapatkan poin sekarang, terutama tim-tim yang akan datang, pertandingan kandang yang kami miliki, kami harus memenangkan pertandingan, itu sangat penting," pungkasnya.

































































