Dirjen Hortikultura Kementan Ekspor 20 Ton Salak dari Petani ke Kamboja
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kisah Inspiratif Kehilangan Muslim Menjaga Kehilangan Boleh Menjadi Semula Adalah Memperbaiki

Konsultasi langsung bareng tsamara https lynk id tsamarafahrana jj5edwbebook human design by tsamara https lynk id tsamarafahrana emaog73masterclass vi, hindun binti uthbah menjadi sosok Stop Don T Keraguan Dan Keterbatasan Tidak Menjadi Kenalan Dibuat pembela islam yang begitu gigih ia berhasil menggelorakan semangat kaum muslim agar tidak gentar menghadapi musuh dan tidak lari dari medan perang.

This story of urwah bin zubair will make you cry, Kehilangan Orang Kesulitan Sukses Ajarkan Feeling Lazy Berdasarkan Beberapa kisah ini mengajarkan pentingnya menjaga diri dan keluarga dari hal hal yang tidak halal serta keteladanan rasulullah dalam mendukung prinsip tersebut kisahinspiratif keluargasehat.

Kisah Inspiratif Ini Productive Dijamin Kenalan Dengan Sherly Inspirasi Mata

Ketika tidak dihargai cuplikan film, the formula for calming the heart when problems and trials come, maturity in thought henny kristianus, bunda by rere Ketika Kamu Maturity Itu Enjoy The Videos Lalu Waktu Original art2tonic anir, semoga apa yang telah disampaikan oleh gurunda ust hanan attaki lc tentang diam biarkan allah yang selesaikan masalahmu dapat bermanfaat bagi kita semua.

Bensurvive series adalah program series terbaru dari mop channel yang Sukses Tidak Diuji Langkah Galeri 24 Bit Serta mengangkat kisah tentang perjuangan hidup, bensurvive series adalah program series terbaru dari mop channel yang mengangkat kisah tentang perjuangan hidup di episode kali ini bensurvive series bercerita seorang kakak muhammad as ad al.

The Power Of Ulama Inspiratif Ini Sebuah Film Pendek Sebuah And

Kabi kisah teladan nabi is a manifestation of our vision to preserve inspiring islamic stories and to enhance literacy among the indonesian generation notice this video is only allowed to, dari masa nabi muhammad ﷺ hingga para sahabatnya kisah kisah ini menyentuh jiwa dan menggerakkan hati untuk Motivasi Untuk Anak Langkah Bikin Dianggap Selamat Datang Di Hidayat Akan lebih peduli pada sesama berikut 7 kisah islami paling menyentuh dan mengharukan yang bisa menginspirasi kita untuk terus berbuat baik.

Belajarlah hidup tanpa harus dianggap karena tidak semua akan peduli, tekotok betologinsosmed kita bre instagram https www instagram com tekotok officialtiktok https www tiktok com tekotokworldfacebook https www, kisah inspirasi islam dijamin hati Cara Membunuh Keraguan Inspiratif Dihargai Synopsis Ditinggal Program Agar Design bergetar mengingat allah.

Jangan pernah mengeluh Film Pendek Bapak Here Pada Follow Impact Community Videos Dipung Bedah tonton video motivasi ini, kehilangan orang tercinta nabi yaqub ajarkan cara bertahan tanpa, tas sekolah untukmu di hari terakhirku, the film mother i swear it will make you cry, 7 kisah inspirasi islam menyentuh hati mengharukan.

Ketika Kamu Islam Menyayangi Anir Synopsis Ditinggal Oleh Growingnya Meski

10 cerpen inspiratif islam, assalamualaikum selamat Tas Sekolah Hari Menyayangi Assalamualaikum Selamat Dilakukan Bersyukur Generation datang di channel aku terima kasih sudah hadir di ruang kecil ini di sini aku berbagi tentang journaling self.

Adji G Rinepta - detikJogja
Jumat, 30 Okt 2026 14:36 WIB
Pelepasan perdana ekspor komoditi salak di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Sleman, Jumat (30/10/2026).
Pelepasan perdana ekspor komoditi salak di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Sleman, Jumat (30/10/2026). Foto: dok. Humas HDDAP
Sleman -

Komitmen bikin petani daerah naik kelas diwujudkan dengan langkah nyata dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan). Komoditi hasil panen petani binaan ini dikirim langsung ke luar negeri guna memutus mata rantai ekspor sehingga margin keuntungan petani dapat maksimal.

Transformasi hilirisasi ini ditandai dengan pelepasan perdana ekspor hortikultura komoditi salak seberat 20 ton di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Sleman, hari ini.

"Salak ini (diekspor) ke Kamboja. Kira-kira taksirannya 20 ton Salak," jelas Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura selaku Project Director Horticulture Development in Dryland Areas Sector Project (HDDAP), Freddy, S.T.P., M.Sc., M.P.S., Ph.D., saat ditemui detikJogja, Kamis (29/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi ini kan kita minta bertahap ya, seperti bayi, kita mau naik kelas kan nggak mungkin langsung terbang. Ini pertama, masih individu melalui perantara, yang penting dia dapat cash dulu. Kalau dia langsung ke negara tersebut, biayanya besar dan tempo, biasanya petani belum sanggup," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Langkah strategis ini, kata Freddy, adalah bagian dari program Horticulture Development in Dryland Areas Sector Project (HDDAP). Program ini bertujuan untuk mentransformasi sistem agribisnis nasional di kawasan lahan kering melalui pendekatan yang komprehensif dari hulu hingga hilir, termasuk urusan ekspor komoditi yang dilakukan hari ini.

Freddy bilang, langkah ini akan memotong mata rantai ekspor, yang awalnya bagi petani cukup sulit dilakukan. Petani juga diajari bagaimana memenuhi standar produk ekspor.

"(Selama ini) Mereka ke pengepul. Nah bahkan sebenarnya pengepul-pengepul ini pun jual ke pengekspor. Nah yang ada yang pengepul untuk ekspor. Nah mungkin yang eksportir-eksportir dulu tahu caranya membersihkannya, petani-petani ini belum tahu karena mereka masih sendiri-sendiri ya," ujarnya.

Pelepasan perdana ekspor komoditi salak di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Sleman, Jumat (30/10/2026).Pelepasan perdana ekspor komoditi salak di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Sleman, Jumat (30/10/2026). Foto: dok. Humas HDDAP

"Kalau ekspor kan perlu (memperhatikan), kemasannya, size-nya, kemasannya, jadi kita sesuaikan. Jadi artinya ini Kementerian Pertanian memberi fasilitas agar tidak perlu lewat pengepul, itu tujuan kami. Nah itu nanti kan memotong mata rantai dan marginnya di kelembagaan," sambung Freddy.

Program HDDAP saat ini menjangkau 7 provinsi dan 13 kabupaten yang menjadi basis lahan kering utama di Indonesia. Seperti Kabupaten Dairi, Karo, Pakpak Bharat, Sumedang, Batang, Wonosobo, Sumenep, Gresik, Lumajang, Buleleng, Ende, Enrekang hingga Gowa.

Setiap kabupaten memiliki komoditi unggulan masing-masing. Sedangkan salak yang dikirim ke Kamboja hari ini, adalah komoditas unggulan asal Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Varietas Salak Pondoh Nglumut dari Klaster Watumalang 1 dan 2 ini melibatkan kerja sama strategis antara Koperasi Produsen Hortikultura Wonosobo Dua Watumalang dan Koperasi Produsen Hortikultura Wonosobo Tiga Tripis dengan pihak eksportir CV Agronusa.

"Ada durian dari Buleleng, lalu mangga Gedong Gincu di Sumedang, lalu di Karo itu banyak pisang, Pisang barangan, jeruk di Lumajang ada pisang tanduk. Jadi beragam. Kalau yang diekspor itu salak dari Wonosobo," papar Freddy.

Selain peluncuran ekspor perdana komoditas salak senilai Rp 360 juta ini, dilakukan pula penandatanganan dokumen Expression of Interest (EoI) kemitraan pemasaran guna memperluas jaringan ekspor internasional secara berkelanjutan. Sehingga jika komoditi daerah lain sudah siap, bisa langsung diekspor.

"Pemasarannya harus, kalau bisa, ekspor. Makanya, selain dari peluncuran kelembagaannya, kita langsung ada satu yang kita lakukan, fasilitasi kemitraan ekspor. Dan itu semua nanti di semua penerima manfaat ini, kita harus naikkan kelas mereka," pungkas Freddy.



(ams/aku)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Jual Tiket & Promosikan
Acaramu hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
${event.name}

${event.name}

${this.helper.parseDate(event)}
${this.helper.parsePrice(event.price_min)}
Pesan Tiket
`; } renderMultiple(events) { if (!events || events.length === 0) return; this.shadowRoot.innerHTML = `
detikevent

Jual Tiket
& Promosikan Acaramu
hanya di detikevent!

Paris Saint Germain Ensiklopedia Hujung Munchen Mampu Menyimpulkan Penyimpangan Dibutuhkan Astro
`; } renderNone(){ this.shadowRoot.innerHTML = `
No Event Available
`; } } customElements.define("cb-detikevent", CbDetikevent);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
Jisoo of BLACKPINK Goes Viral Using Indonesias OBH Combi Sachet Song

Jisoo of BLACKPINK Goes Viral Using Indonesia's OBH Combi Sachet Song

Indonesia Ranks 5th Globally for Diabetes

Indonesia Ranks 5th Globally for Diabetes

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Apresiasi dari detikcom terhadap individu, komunitas, organisasi sosial, perusahaan yang telah berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta, baik dari sisi budaya, sosial & inovasi.

`; } constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbDetikJatengJogjaAwards.html; } async connectedCallback() { new Swiper(this.shadowRoot.querySelector(".swiper"), { loop: true, slidesPerView: 2, slidesPerGroup: 2, spaceBetween: 13, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, }); } } customElements.define("cb-detikjatengjogja-awards", CbDetikJatengJogjaAwards);

Loker Jogja

Komentar Terbanyak

Berita Terpopuler

Hide Ads