Sebuah video yang memperlihatkan dua pemuda berboncengan dengan sepeda motor, melaju ugal-ugalan melawan arah di ringroad Maguwoharjo, Sleman, viral di media sosial. Aksi mereka berakhir dengan kecelakaan.
Dalam video singkat yang diunggah akun Instagram @jogja_admin tersebut memperlihat aksi dua pemuda yang cukup meresahkan. Mereka memacu motornya dengan kecepatan tinggi, berjalan zig-zag, dan melawan arah di jalur cepat ringroad.
Dalam video juga tampak aksi dua pemuda itu hampir adu banteng dengan mobil. Dua pemuda itu berhasil menghindari mobil tersebut, namun nahas mereka tidak mampu mengendalikan laju motornya hingga akhirnya terjatuh usai membentur pembatas jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dua remaja berkendara ugal-ugalan dan melawan arus di jalur cepat berakhir "Glangsar" di Ringroad timur, Nanggulan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, DI. Yogyakarta," tulis keterangan dalam unggahan tersebut dilihat detikJogja, Sabtu (7/11/2026).
Dimintai konfirmasi, Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, insiden itu tepatnya terjadi di depan BRI Unit Maguwo Maguwoharjo, Depok, Sleman, sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi.
"Kecelakaan tunggal tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha N-Max yang dikendarai EL (18), laki-laki, warga Berbah, Sleman, dan seorang pembonceng berinisial NA (17), laki-laki, warga Berbah, Sleman," ujar Argo dalam keterangannya.
Berdasarkan hasil penanganan awal, Argo menjelaskan, sepeda motor tersebut melaju dari arah utara menuju selatan melalui jalur cepat dan melaju berlawanan arah. Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara diduga kehilangan kendali hingga kendaraan oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan atau divider.
"Akibat kejadian tersebut, pengendara mengalami sejumlah luka lecet dan lebam, sedangkan pembonceng mengalami luka pada bagian wajah serta patah tulang kering kaki kiri. Keduanya selanjutnya mendapatkan penanganan medis dan menjalani observasi di RS Hermina," papar Argo.
"Sepeda motor mengalami kerusakan dengan perkiraan kerugian materiil sekitar Rp2 juta. Petugas Satlantas Polresta Sleman telah mendatangi lokasi, mengamankan barang bukti, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan pengecekan kondisi korban," pungkasnya.

































































