Kebakaran melanda bengkel dua lantai milik I Gusti Putu Urip di Jalan Untung Surapati, Karangasem, Bali. Total kerugian akibat insiden kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (7/11/2026) malam. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem mengerahkan sebanyak tujuh unit armada damkar dengan 14 personel untuk menjinakkan si jago merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seluruh personel yang jaga kami kerahkan semuanya ke lokasi kebakaran, termasuk seluruh armada tembak dan penyuplai," kata Kepala Damkartan Karangasem, Artha Negara, Sabtu malam.
Artha Negara mengakui petugas damkar sempat mengalami kendala saat melakukan pemadaman. Salah satunya karena pintu gerbang bengkel terkunci sehingga harus dibuka paksa agar bisa menjangkau titik api. Terlebih, pemilik bengkel dan anggota keluarga tidak ada di lokasi kejadian.
"Setelah api di bagian bawah bangunan berhasil ditangani, petugas kemudian melanjutkan penanganan ke lantai dua," ujar Artha Negara.
Proses pemadaman juga membutuhkan waktu cukup lama. Musababnya, di dalam bengkel terdapat berbagai bahan yang mudah terbakar seperti oli dan ban.
"Kami utamakan bagaimana supaya api tidak menjalar ke rumah atau bangunan lainnya," ucap Artha Negara.
Artha Negara belum bisa memastikan titik awal kemunculan api dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, ia menyebut petugas damkar menghabiskan air mencapai 48 ribu liter untuk dapat memadamkan api.

















































