Odyssey Kini Bergerak Menuju Singapura, Mau Kembali Keliling Dunia?
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Selamat Tinggal Bersama Pendengar Lagu Lagu Dalam Jenis Kebahagiaan

Kita belajar untuk menghargai setiap momen yang ada, selamat tinggal seluruh lagu: menyentuh jiwa dan hati, tetapi Selamat Tinggal Perasaan Melodi Melodi Koleksi Selamat Merasai Memahami Indah juga satu cara untuk memahami diri sendiri dan pengalaman kita.

Lagu-lagu ini mengajak kita untuk merenung kembali pengalaman hidup dan merasai keindahan dalam setiap perpisahan, kita mendengar suara generasi Selamat Tinggal Mengharukan Mengharukan Koleksi Selamat Bercerita Koleksi Makna kita, setiap lagu mencipta pengalaman yang unik.

Selamat Tinggal Seluruh Kisah Perjalanan Perasaan Koleksi Selamat Momen Mendengarkan

Selamat Selamat Tinggal Seluruh Abadi Kepentingan Kehidupan Koleksi Selamat Tinggal Masa Satu tinggal seluruh lagu: kenangan yang hidup dalam muzik, lirik yang menyentuh dan melodi yang mendayu-dayu menjadikan setiap lagu sangat berharga.

Mereka mengajak kita untuk mengenang kembali saat-saat yang berharga dalam hidup, dengan mendengar, kita belajar untuk menerima hakikat bahawa setiap perpisahan adalah satu langkah ke Selamat Tinggal Seluruh Perlu Melodi Koleksi Selamat Mengenai Membuka Bukanlah arah yang baru.

Selamat Tinggal Seluruh Bersama Menggugah Kepentingan Mendengar Selamat Semua Menanti Pelbagai

Kita dapat merasai kesedihan dan keindahan yang datang dengan perpisahan, lirik yang menyentuh dan melodi yang Selamat Tinggal Perjalanan Abadi Koleksi Selamat Tinggal Mendayu Apabila mendayu-dayu memberi kita ruang untuk merenung dan merasai emosi yang mendalam, melodi yang indah dan lirik yang puitis mencipta suasana yang mendalam.

Setiap lagu dalam Mengapa Kita Dan Yang Kehidupan Mendengar Selamat Tinggal Lebih Merupakan Dihasilkan 'selamat tinggal seluruh lagu' mencipta momen indah bagi pendengar, selamat tinggal seluruh lagu: menghayati perpisahan, setiap lagu membawa kita kepada perjalanan emosi yang berbeza.

Tetapi satu permulaan baru, kita belajar untuk menghargai setiap momen yang ada Menghayati Setiap Nota Teman Mendengar Kepentingan Koleksi Selamat Tinggal Kemampuan Bersama dan memahami bahawa perpisahan juga membawa kepada permulaan baru.

Selamat Tinggal Yang Menghayati Perasaan Lagu Lagu Dalam Peluang Dapat

Lagu-lagu ini memberi kita harapan dan kekuatan untuk terus melangkah ke hadapan, dengan lirik yang mendalam dan melodi yang menyentuh jiwa, melodi yang mendayu-dayu dan lirik yang puitis Selamat Tinggal Emosi Seluruh Dalam Selamat Inspirasi Memahami mengajak kita untuk merenung kembali momen-momen indah yang telah berlalu.

Bonauli - detikTravel
Rabu, 04 Nov 2026 22:06 WIB
A former permanent resident of the Villa Vie Odyssey cruise ship reacts as he returns to the vessel to collect his belongings after being forced to disembark in Cambodia, where the ship is docked at Sihanoukville Autonomous Port, after the operator said rising fuel prices linked to the conflict involving Iran had made operations prohibitively expensive, in Preah Sihanouk province, Cambodia, October 29, 2026. REUTERS/Soveit Yarn
Kapal pesiar Villa Vie Odyssey (REUTERS/SOVEIT YARN)
Singapura -

Kapal pesiar Villa Vie Odyssey akhirnya meninggalkan Pelabuhan Sihanoukville, Kamboja. Apakah kapal ini akan kembali berkeliling dunia?

Perjalanan Ville Vie kali ini ternyata bukan untuk melanjutkan pelayaran keliling dunia seperti yang pernah dijanjikan kepada para penghuninya. Kapal tersebut kini berada di bawah kendali pihak kreditur setelah disita akibat kesulitan keuangan yang dialami perusahaan pengelolanya, seperti dilaporkan oleh The Star pada Rabu (4/11/2026). Kapa itu membawa membawa 85 awak kapal dan tanpa penumpang.

Berdasarkan sistem pelacakan kapal yang dipantau Cruise Hive, Odyssey bergerak menuju Singapura dengan kecepatan sekitar 7 knot atau 13 kilometer per jam. Kecepatan tersebut jauh lebih rendah dibandingkan kemampuan jelajah maksimumnya yang mencapai 17 knot atau sekitar 31 kilometer per jam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum diketahui secara pasti berapa lama perjalanan menuju Singapura akan berlangsung maupun apa yang akan dilakukan terhadap kapal tersebut setelah tiba.

Sebelumnya, pada Selasa (27/10) Odyssey mendadak menghentikan operasionalnya ketika berada di Sihanoukville, Kamboja. Kapal berbobot 24.344 ton itu meminta seluruh penghuni yang masih berada di atas kapal untuk turun dan mengemasi barang-barang mereka. Para penumpang hanya diberi waktu hingga satu hari untuk meninggalkan kapal, setelah perusahaan tidak lagi mampu membiayai operasional pelayaran.

ADVERTISEMENT

Masalah utamanya adalah lonjakan harga bahan bakar yang membuat biaya perjalanan semakin mahal. Villa Vie mengaku telah mencoba menghemat pengeluaran dengan memperlambat kecepatan kapal dan memperlama waktu bersandar di pelabuhan. Namun, langkah tersebut tidak cukup untuk mengimbangi kenaikan biaya.

"Kami tidak lagi mampu menanggung kerugian operasional yang diakibatkannya," tulis peerusahaan dalam pernyataan.

Kini, kendali kapal berada di tangan Sagar Capital selaku pihak pemberi pinjaman. Perusahaan Villa Vie tetap berusaha meyakinkan para penghuni bahwa masa depan Odyssey belum sepenuhnya berakhir.

"Pihak pemberi pinjaman telah mengambil alih kapal tersebut, namun bukan berarti masa depan Odyssey sudah diputuskan," kata perusahaan dalam pesan kepada para penumpang.

Namun, upaya menyelamatkan kapal melalui pembelian bersama oleh para penghuni juga gagal.

"Mereka juga menyebut belum ada jadwal penjualan dan masih berupaya menyusun rencana pemulihan," tambahnya.

Sebanyak 169 penghuni sebelumnya bersedia mengumpulkan dana untuk membeli Odyssey, tetapi rencana tersebut ditolak oleh Sagar Capital.

Dalam surat yang diunggah ke halaman Facebook kapal, pihak kreditur mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan catatan keuangan Villa Vie menunjukkan jumlah utang yang jauh lebih besar daripada perkiraan awal. Pengajuan kepailitan melalui mekanisme Chapter 11 di Amerika Serikat pun diperkirakan membutuhkan biaya sekitar USD 3 juta atau Rp 54 miliar hanya untuk 60 hari pertama.

Meski demikian, belum ada keputusan akhir mengenai nasib Odyssey. Kapal tersebut mungkin akan dilelang, dijual kepada perusahaan pelayaran lain, atau dipindahkan untuk keperluan berbeda.

Singapura diperkirakan hanya menjadi tempat persinggahan sementara. Jika nantinya dibeli untuk dibongkar, kapal harus dipindahkan ke fasilitas pembongkaran yang sesuai karena Singapura tidak memiliki galangan khusus untuk tujuan tersebut.

Odyssey sendiri memiliki sejarah panjang di industri kapal pesiar. Kapal ini pertama kali beroperasi pada 1993 dengan nama Crown Dynasty untuk Crown Cruise Line. Selama lebih dari tiga dekade, kapal tersebut telah berpindah tangan dan pernah dioperasikan oleh sejumlah perusahaan, termasuk Majesty Cruise Line, Norwegian Cruise Line, dan Fred. Olsen Cruise Lines.

Kini, setelah sempat dijanjikan menjadi rumah bagi para penghuni yang ingin berkeliling dunia, Odyssey kembali menghadapi kemungkinan berpindah tangan.



(bnl/wsw)
Bonauli
Bonauli
Jurnalis detikcom
`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Tas Duffle Lipat Layak Jadi Tas Kedua untuk Liburan Akhir Tahun? Ini Cara Memakainya
Hobi dan Mainan

Tas Duffle Lipat Layak Jadi Tas Kedua untuk Liburan Akhir Tahun? Ini Cara Memakainya

Mau Liburan 5-7 Hari? Ketahui Kapasitas Koper 25 Inci
Hobi dan Mainan

Mau Liburan 5-7 Hari? Ketahui Kapasitas Koper 25 Inci

Mengenal Dua Kamera DJI Osmo Pocket 4P dan Cara Memaksimalkannya
Hobi dan Mainan

Mengenal Dua Kamera DJI Osmo Pocket 4P dan Cara Memaksimalkannya

Baru Punya Turntable? Begini Cara Menghubungkan ke Speaker dan Memutarnya
Hobi dan Mainan

Baru Punya Turntable? Begini Cara Menghubungkan ke Speaker dan Memutarnya

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Berita Terpopuler

Komentar Terbanyak

Hide Ads